Haii man temann (((o(*゚▽゚*)o)))
✾ SELAMAT MEMBACA ✾
⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT KATA-KATA KASAR⚠️
Perasaan ini tiba-tiba tumbuh waktu kita mulai awal ketemu lagi setelah beberapa tahun lalu berpisah dan setelah itu kita mulai sedikit akrab. Gue gak bisa ucapkan langsung ke lo karena gue juga takut awalnya kalo lo akan nolak gue.
Gue juga gak mau ngasih lo harapan lebih ke gue kalo memang lo ternyata punya perasaan juga terhadap gue, karena gue takut lo bakal sakit hati nantinya. Gue gak mau hati lo terluka cuma karena gue. Pertemuan kita hanya singkat, gak akan bisa kita menghabiskan waktu berdua untuk waktu yang lama.
Jaga diri lo baik-baik ya? Hidup dengan baik, jangan sia-siakan waktu yang lo punya sekarang ini. Lanjutkan kehidupan lo untuk merangkai kisah baru di masa depan. Terima kasih atas sebelumnya yang pernah lo berikan ke gue. Tetap tersenyum dan ceria seperti Riska yang gue kenal.
Gue janji gak akan panggil lo Pilus lagi, karena lo udah berubah banyak sekarang, gue aja sampai gak kenal wajah lo sekarang ini, karena beda waktu pas masih kecil. Pipi lo udah gak tembem lagi, terus lo juga udah tambah cantik, jadi gak cocok gue panggil lo nama itu lagi.
Tapi dengan syarat, lo jangan panggil gue Bintang lagi ya? Gue gak suka, tas gue sekarang udah ganti, bukan tas bintang lagi. Gue juga sekarang bukan cowok cengeng itu lagi, gue udah berubah, nama gue Gio, inget!
Dari Argio Al Barak
Untuk Riska ^_^
Riska yang membaca keseluruhan surat pemberian Gio hingga selesai kembali menangis. Air matanya tak mampu menahan duka di hatinya. Ingin sekali rasanya Riska memeluk Gio untuk terakhir kalinya satu kali saja sebelum berpisah jika Tuhan mengizinkannya.
"Selamat tinggal, Bintangnya aku." Batin Riska.
°°°°°
Setelah hampir 4 hari berlalu setelah ujian selesai dan Gio meninggalkan teman-temannya di sekolah dan keluarganya. Para anggota Boyscircle kini hampa, terasa ada yang kurang jika sedang kumpulan, karena tak ada Gio.
"Gue gak nyangka, dia bakan ninggalin kita duluan." Ucap Niel.
Tak lama setelah Gio meninggal, berita duka ini sudah tersebar sampai ke sekolahnya. Para murid-murid dan guru-guru di sekolah sangat terkejut mendengar kabar ini. Pantas saja Gio jarang masuk sekolah beberapa hari terakhir setelah study tour.
Tujuan mereka sekolah saat ini adalah untuk menunggu hasil kelulusan ujian keluar dan dipasang di mading sekolah. Kini para anggota Boyscircle juga sama-sama sedang menunggu hasil pengumuman di sekolah.
Saat para anggota Boyscircle sedang menongkrong di kantin, mereka terkejut melihat para murid-murid tiba-tiba berlarian meninggalkan kantin.
"Pada ngapain sih mereka? Heboh bener," celetuk Riko.
"Weh ada apa emang?" Tanya Alex kepada salah satu siswa yang akan mengikuti arah para murid lari.
"Katanya hasil ujian kita udah ditempel di mading. Gue juga mau liat ke sana." Jawab siswa itu.
Para anggota Boyscircle yang awalnya sedang duduk santai langsung bangkit dan mengikuti para murid-murid tersebut berlarian ke arah mading sekolah yang berada di dekat ruang kurikulum. Anak kelas 12 begitu ramai berkumpul di mading sembari berdesakan.
"WOI! MINGGIR! GUE MAU LIAT!" Teriak Andra.
Mereka yang takut dengan geng Alex langsung minggir dan memberi mereka semua jalan. Mereka pun mencari daftar nama mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
General Fiction𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)