Haii man temann (ꈍᴗꈍ)
▦ SELAMAT MEMBACA ▦
"Gercep! Gc! Cepetan!" Perintah Andra.
Dengan cepat Indri menaiki motor Andra. "Akhh ..." ringis Andra kesakitan, karena Indri malah mencekal rambut Andra bukan pundaknya saat akan menaiki motor.
"Stres ya lo? Malah jambak rambut gue!"
"Lagian lo jadi cowok ngeselin banget," jawab Indri. Melihat Indri yang sudah siap, Andra pun sesegera mungkin tancap gas lalu berangkat.
Saat mereka sudah sampai di parkiran samping sekolah tempat siswa-siswi menaruh kendaraan mereka di sana. Lara dan para teman-temannya yang sedari tadi menunggu kedatangan Andra sangat terkejut melihat Andra dan Indri berbonceng motor.
"Kurang ajar!" Ucap Lara. Dengan langkah cepat Lara dan kawannya menghampiri Andra dan Indri di sana.
Saat Lara dan kawannya sudah menghampiri mereka berdua, entah ada masalah apa Lara dengan Indri. Lara mendorong Indri sehingga membuatnya tersungkur di tanah, membuat lengan Indri terluka akibat gesekan kerikil batu kecil dan pasir.
"Shh ... aww ..." ringis Indri yang merasakan perih pada luka lengannya itu.
"DASAR PEREMPUAN MURAHAN! BERANI-BERANINYA LO DEKETIN, VANDRA!" Ucap Lara murka.
"LO APA-APAAN SIH, RA!" Sahut Andra yang sangat membenci sikap Lara.
Andra yang melihat Indri terjatuh langsung membantunya. "Lo gak apa-apa?" Tanya Andra memastikan kondisi Indri.
"Tangan gue sakit," jawab Indri kesakitan.
"Biar gue bantu. Ayo kita ke UKS!" Ajak Andra yang langsung dibalas anggukan oleh Indri.
"Vandra, apa-apaan sih kamu! Dia 'kan udah hina kamu di kantin waktu itu," ucap Lara yang masih kesal.
"Emang itu penting buat gue? Salah dia gak seberapa, lo udah keterlaluan tau gak?!" Bentak Andra kepada Lara.
Dengan sigap, Andra merangkul Indri dan membantunya bangkit. Mereka pun pergi begitu saja meninggalkan Lara di sana.
"Lo yang sabar ya, Ra?" Ucap salah satu teman Lara.
"Kurang apa sih gue? Kenapa lo gini sama gue, Ndra?"
"Tapi dengan sikap lo yang gini ke gue, itu semua gak ada pengaruhnya, gue gak bakal menyerah, gue akan tetap berjuang buat dapetin lo." Ucap Lara dengan licik.
"Sampai kapan pun, Vandra tetep milik gue, bukan milik orang lain."
"Iya lah, sampai kapanpun Andra bakal jadi milik Lara kita, ya gak?" Tanya salah satu teman Lara kepada teman lainnya.
"Iya dong," jawab mereka kompak.
"Liat aja lo perempuan murahan, gue bakal bales nanti." Lanjut Lara lagi.
"Bales aja dia, biar tau rasa." Sahut kawan-kawan Lara yang juga membenci Indri.
°°°°°
Saat ini Andra dan Indri sudah berada di UKS, Andra pun meminta kepada penjaga UKS untuk memberikannya kotak P3K. Setelah Andra sudah mendapatkan kotak itu, ia segera mungkin mengobati luka Indri.
Ketika sudah selesai, Andra langsung mengantar Indri ke kelasnya. Mereka pun sampai di kelas, Gio yang mengetahui hal ini lantas bertanya-tanya di dalam benaknya.
Siapa gadis yang bersama Andra? Apakah dia adalah kekasih Andra? Dan sejak kapan Andra memiliki kekasih? Sudah berapa lama mereka menjalin hubungan? Kenapa ia baru tahu?
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
Ficción General𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)