Haii man temann (^ω^)
♠︎ SELAMAT MEMBACA ♠︎
"Tuhan tahu dirimu mampu dan bisa melalui semua ini sendiri, hanya saja ia ingin mengetahui semampu apa dirimu dan sampai mana dirimu bisa menghadapi cobaan yang diberikannya."
~Indri Vebriola~
"Apabila semua itu sudah terjadi di dalam hidup lo, dan memang sudah semestinya harus terjadi, maka itulah bagian-bagian dari hidup lo di perjalanan hidup ini. Jadi, jangan lo sesali."
~Revandra Jovano Abraham~
⋇⋆✦⋆⋇
"Oh iya. Sebentar ya, Pak? Kita mau makan dulu di dalam. Nanti saya pesenin sekalian ya?" Tawar Risti.
"Gak usah repot-repot, Non. kalian makan saja, Bapak sudah kenyang. Bapak biar tunggu di sini sambil nanti beli rokok sama kopi saja." Jawab supir tersebut.
"Ya sudah kalo gitu," sahut Risti.
"Sebenernya mau ngapain sih ke sini?" Tanya Andra. "Mau makan," jawab Risti.
"Restoran di luar sana 'kan banyak, kenapa harus ke tempat ini sih?" Umpat Andra yang sedang tak mau mengingat memori masa lalu lagi.
Risti yang mendengar ucapan Andra tadi tak menggubris sama sekali, ia pun langsung masuk ke dalam restoran begitu saja meninggalkan Andra. Andra yang tak ingin ditinggal oleh Risti terpaksa ikut masuk ke dalam restoran bersamanya.
"Ini, silahkan ... mau pesan apa?" Tanya pelayan restoran sambil menyodorkan buku menu itu setelah mendapati ada pelanggan mereka yang baru saja datang.
"Saya mau pesen Spaghetti Carbonara sama minumannya Matcha Milk," ucap Risti.
Andra yang mendengar pesanan Risti tadi dibuat terbelalak, ia menilai bahwa sang Kakak tidak pernah berubah. Sejak dulu Risti selalu memesan makanan dengan menu ini setiap kali berkunjung ke sini.
Apalagi minuman dengan rasa Matcha, itu adalah minuman favoritnya, tak jarang juga setiap kali dulu ia kemari bersama keluarga, Risti tak lupa memesan minuman tersebut.
Bahkan Andra sampai muak dan mual ketika mendengar minuman dengan rasa itu, pasalnya minuman itu adalah minuman yang paling tidak Andra sukai.
"Rasa rumput ijo aja disenengin, mual gue." Batin Andra.
"Kamu mau pesen apa, Ndra?" Tanya Risti.
"Kalo gue Steak Daging minumannya jus Avocado Cokelat," jawab Andra. "Sama 1 lagi, gue pengen penutupnya Cheese Cake."
Risti yang mendengarkan semua pesanan Andra barusan dibuat terheran-heran. Pasalnya Andra tidak terlalu menyukai keju. Tetapi entah kenapa Adiknya tiba-tiba ingin memesan kue rasa keju.
"Kok tumben dia mau Cake begitu, dulu 'kan dia gak pernah pesen kue begitu. Yang selalu pesen Cake ini justru Papa waktu dulu sering ke sini sama kita dan Mama." Batin Risti.
Dahulu saat Adia, Riana, serta mereka berdua yang masih kecil makan di restoran ini. Adia memang selalu memesan kue sebagai penutup yang tadi baru saja dipesan oleh Andra barusan.
"Tumben pesen kue?" Tanya Risti. "Kamu masih inget sama makanan kesukaan Papa dulu?"
"Jelas gue masih inget, karena dulu gue yang selalu duduk di samping Papa." Jawab Andra.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
General Fiction𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)