PART 1 : KEBERSAMAAN SESAAT 🦌

1.4K 42 0
                                        

Haii man temann (⁠•⁠‿⁠•⁠)
✿ SELAMAT MEMBACA ✿

{Harta yang paling berharga adalah keluarga, kebahagiaan yang lebih berharga adalah menikmati kebersamaan bersama keluarga. Selagi keluarga kita masih lengkap nikmatilah saat-saat bersama jangan sia-sia kan karena kita tidak akan tahu sampai kapan kita akan terus bersama-sama.}

{Berbohong bukan berarti menghianati, tidak ada niat untuk menyakiti, hanya ingin menjaga hati yang memang harus dilindungi.}

⋇⋆✦⋆⋇

2 Tahun silam

Aroma masakan telah menyebar ke seluruh penjuru ruangan di rumah, aromanya yang khas seakan menggoda rasa lapar pada perut, membuat Andra ingin sekali segera menyantapnya.

Aroma masakan itu tersebar sampai ke kamarnya, hatinya seolah langsung bergerak mengikuti arah aroma sedap itu berasal. Andra lalu melangkahkan kakinya keluar dari kamar berniat pergi melihat ke dapur karena perutnya yang sudah tak sabar ingin diberi makan.

Di dapur Andra langsung mendapati Mama dan Kakaknya yang sedang sibuk masak untuk makan malam, jiwa penasarannya pun bangkit ingin melihat apa saja yang sedang mereka lakukan di sana, dengan cepat ia lantas menghampiri mereka berdua.

"Wahh, masakannya sedap banget Ma, Anra jadi laper deh. Apalagi ini makanan kesukaan Anra. Mama memang paling ahli kalo soal masak." Andra terkekeh setelah memuji sang Mama yang hanya dibalas dengan senyuman manis.

"Ngapain ke sini? Mau bantuin? Bantuin aja gak bisa apalagi masak, sudah sana! Tunggu aja di meja makan, sebentar lagi juga siap makanannya. Ganggu aja deh! Cuma tau makan doang." Cetus Risti Kakak Andra yang sangat suka mengganggunya.

Risti Elcarista adalah Kakak perempuan Andra satu-satunya yang sangat Andra sayangi. Walaupun terkadang Risti menyebalkan di matanya karena selalu mengganggu, ia sangat menyayanginya. Apapun yang terjadi pada Andra, Risti selalu siap menjadi garda terdepan, begitu pula sebaliknya.

"Bawel amat sih! Mau liat Mama masak aja gak boleh," balas Andra dengan tatapan malas.

Andra yang kesal karena sang Kakak telah mengusirnya tadi, lantas keluar dari dapur menuju ruang makan untuk menunggu waktu makan malam tiba. Ketika dirinya sedang berjalan ke arah ruang makan, Andra melirik sang Papa yang sedang menuruni anak tangga.

"Ra, Mama sama Mbak Risti masih di dapur?" Tanya Adia Papa dari Andra.

Adiatan Wijaya Abraham, beliau adalah Papa Andra, ia merupakan seorang pengusaha sukses yang kaya, serta seorang Ayah yang bekerja keras. Wajar saja ia sangat sibuk dan bahkan sampai jarang mengambil cuti untuk menghabiskan waktu bersama keluarga karena memiliki banyak urusan pekerjaan. Di usianya saat ini yang hampir memasuki kepala lima aura tampan beliau masih terlihat jelas.

"Iya Pa, Mama sama Mbak Risti masih di dapur." Jawab Andra. Setelah itu, Adia dan Andra lalu duduk di kursi ruang makan menunggu hidangannya matang dan siap untuk di nikmati.

Tak lama kemudian, datang dari arah dapur. "Makanan sudah siap. Ayo kita makan!" Ujar Riana Mama Andra dari kejauhan sembari membawa makanan di tangannya, dibantu oleh Risti juga membawa makanan lainnya.

Kartika Ayu Ariana, beliau adalah Ibu dari Andra dan Risti, wanita dengan 2 anak ini masih terlihat begitu cantik natural tanpa make up meskipun usianya sudah memasuki kepala empat.

Riana memang rajin memasak untuk keluarganya, jarang sekali ia mempekerjakan asisten rumah tangga untuk memasak. Sejak dulu Riana memang ahli dalam memasak, rasa masakannya pun tak perlu diragukan lagi.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang