Haii man temann (๑˃̵ ᴗ ˂̵)ᕤ
☆ SELAMAT MEMBACA ☆
Indri pun lantas segera menuju kamarnya dan bersiap diri. Tak perlu menunggu waktu lama, Indri pun akhirnya keluar kamar dengan dress baju berwarna mawar merah muda dengan corak bunga-bunga yang indah dan dengan rambut lurus terurai indah.
Saat ini mereka berdua sudah berada di dalam mobil yang dibawakan oleh supir pribadi, kini mereka tengah berada di perjalanan menuju ke Mall. "Untuk pertama kalinya Mama begini, seneng banget gue diajak Mama. Apa Mama mulai sayang sama gue ya?" Batin Indri yang berharap keinginannya dari dulu bisa terkabul.
"Walaupun hanya sekedar untuk temenin aja, tapi serasa di kasih sedikit perhatian." Lanjutnya dalam hati.
Sekarang Indri dan Widiya sudah sampai di Mall, dengan cepat mereka turun dari mobil dan lalu masuk ke dalam Mall. Hari ini Mall terlihat sangat padat pengunjung padahal hari ini bukanlah hari libur.
Widiya pun segera mengambil barang-barang mahal yang ingin dia beli, walaupun Indri hanya membuntutinya saja ia merasa sangat senang karena merasa dibutuhkan saat ini. Terlebih lagi, ia juga sudah lama tidak melihat suasana di Mall karena sudah lama sekali tidak mengunjungi tempat berbelanja barang mewah ini.
"Oh iya, kalo kamu mau beli sepatu liat-liat aja dulu. Siapa tau mau beli, nanti saya yang bayarin. Sebagai imbalan kamu sudah menemani saya ke sini." Ucap Widiya.
Hal ini sontak membuat mata Indri terbelalak terkejut, matanya terus memandangi wajah Widiya. "Be-beneran, Ma?" Tanya Indri takut salah sangka, Widya hanya diam tak merespon.
Diam Widiya berarti menandakan jawaban iya dari pertanyaan Indri. Indri pun dengan hati riang segera menuju ke tempat sepatu dan melihat-lihat apa sepatu yang cocok untuknya.
"Ini bagus juga, tapi terlalu mahal banget. Pantes aja mahal, barang Branded." Ucap Indri saat melihat harga salah satu sepatu yang menurutnya bagus.
"Oh iya lupa, gue belum buat story WA, kalo gue lagi di Mall." Indri berniat akan membuat story sebuah foto yang akan ia pasang di aplikasi WhatsApp.
Cekrek
Setelah berhasil mengambil foto, Indri sesegera mungkin mengupload foto tersebut di media sosial miliknya. Selepas itu Indri pun kembali memilih sepatu yang akan ia beli nanti.
Sebenarnya soal barang-barang yang dipromosikan di Mall, Indri tidak begitu suka harga barang yang sangat mahal, ia merasa hal itu terlalu norak baginya. Selagi barang dan bahannya bagus tidak perlu yang mahal, standar pun ada yang lebih bagus.
Tiba-tiba
DOR! DOR! DOR!
"AAAA! TOLONGGG!"
Teriak pengunjung Mall tiba-tiba histeris. Entah tengah terjadi apa di sana, tapi sepertinya memang sedang terjadi sesuatu yang mengerikan.
"Ada apa ini?" Gumam Indri kebingungan.
"Cepat selamatkan diri kamu!" Ucap salah satu wanita itu kepada Indri di tengah kepanikannya sembari berlarian berusaha keluar dari Mall tersebut.
Seketika pikiran Indri tertuju pada Widiya, ia pun berlari ke sana kemari mencari keberadaan Widiya.
"MAMA!" Teriak Indri memanggil Mama tirinya itu.
Seketika pundak Indri ditepuk oleh seseorang dari belakang membuatnya terkejut. Terkejutnya Indri saat menyadari yang menepuk pudaknya ini adalah Widiya Mamanya.
"Ayo, cepat! Kita harus selamatkan diri!" Ucap Widiya panik.
"Memang kenapa, Ma?" Tanya Indri penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
Ficción General𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)