PART 39 : MALAH TERLUKA 🎍

167 6 0
                                        

Haii man temann (^_^)/~~
※ SELAMAT MEMBACA ※

⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT KATA-KATA KASAR⚠️

Tiba-tiba secara ramai-ramai datang teman-teman Andra.

"Tunggu! Ada hal yang mau gue kasih tau ke kalian," Indri pun dengan cepat memberitahukan kepada mereka semua sebelum Andra sadar dari biusannya tentang kondisi lengan Andra. Setelah memberi tahu kondisi Andra, Indri pun pergi keluar dari UKS.

"Ndra, lo kenapa bjirr?" Tanya Riko saat melihat Andra sudah bangun.

"Itu tangan lo kenapa bisa gitu?" Tanya Rion.

"Gue gini waktu di gudang sekolah tadi," jawab Andra. "Hah? Tapi kok lo bisa begini sih? Gimana kejadiannya?" Tanya Niel.

"Gue gak tau pasti, ini soalnya kejadian tiba-tiba banget. Lo seharusnya jangan tanya gue, tapi tanya tuh sama sepupu dia." Pandangan Andra menunjuk ke arah Alex.

"Maksud lo?" Tanya Alex. "Dia yang udah lakuin semua ini," ucap Andra.

"Lara?" Tanya Alex. "Siapa lagi kalo bukan dia?" Sambung Niel.

"Gara-gara lo sama sepupu lo itu, hubungan gue sama dia jadi begini. Dan gara-gara kalian, cewek gak salah apa-apa hampir aja celaka." Ungkap Andra.

"Kenapa nyalahin gue? Gue aja gak tau apa-apa." Alex justru bingung.

"Gak usah jadi temen sok baik, di belakang gue lo munafik!" Ucap Andra yang sedikit meninggikan nada bicaranya. "Kok jadi malah ribut sih?" Cetus Riko.

"Ndra, lo kenapa?" Tanya Gio yang baru saja datang.

"Lo liat aja sendiri," balas Andra.

"Si Indri gimana? Dia gak apa-apa, kan?" Tanya Andra. Gio hanya manggut-manggut mengiyakan pertanyaan Andra.

"Dia di mana?" Tanya Andra. "Lo tenang aja dia ada di kelas." Jawab Gio.

"Dokter udah kasih tau kondisi lo ke gue, nanti gue izin ke guru anter lo ke rumah sakit dulu baru nanti pulang ke rumah. Lo lagi gak bisa bawa motor, jadi nanti motor lo taruh di sini dulu biar mereka yang bawa motor lo pulang, jadi kalo mau apa-apa sama gue aja." Jelas Gio.

"Gak usah, gue gak mau ke rumah sakit. Nanti motor mahal gue bisa-bisa dijual sama mereka lagi." Andra menolak.

"Untuk sekarang lo gak bisa nolak dulu," sahut Alex.

"Gak usah sok peduli sama gue!" Hal ini membuat teman-temannya terkejut, kenapa Andra justru marah dengan Alex?

"Lo harus ke rumah sakit, biar tulang lo nanti bener lagi. Atau gak lo jalani pengobatan alternatif yang bagus di kota ini, biar penyembuhannya lebih cepat." Ujar Gio.

"Gue gak mau ke rumah sakit, gue takut dioperasi. Lebih baik pengobatan alternatif aja."

"Itu sih terserah lo aja,"

Secara bersamaan Lara pun datang dengan raut wajah yang terlihat sangat panik. "Vandra, kamu ...?"

PLAKK!

1 tamparan dari Alex mendarat ke pipi Lara, Lara memegangi pipinya dengan penuh rasa terkejut. "Bang, lo ... kenapa?" Tanya Lara.

"Jadi menurut lo, gue salah nampar lo, gitu? Coba lo tanya sama diri lo sendiri, SEBERAPA BANYAK KEJAHATAN YANG LO BUAT DI SINI!"

"Lo tuh SEHARUSNYA NGACA SAMA DIRI LO SENDIRI!" Bentak Alex.

"Maksud lo apa, Bang? Gue gak ngerti," ucap Lara.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang