PART 57 : TERLANJUR KECEWA 🥞

98 6 0
                                        

Haii man temann \(^o^)/
✿ SELAMAT MEMBACA ✿

⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT PERBUATAN DAN KATA-KATA KASAR⚠️

"Berusaha memahami, tapi hatinya begitu sulit untuk dimengerti."
~Indri Vebriola~

"Hidup tanpanya begitu sulit, begitu pun melupakannya. Hidup terasa berat jika tanpa dirinya."
~Revandra Jovano Abraham~

"Demi cinta, kita bisa melakukan apapun."
~Daniel Jaskara~

⋇⋆✦⋆⋇

Gilga pun semakin mencekal kuat kerahan baju seragam Andra dengan menekan tubuh Andra pada dinding kelas.

"Gue bilang ya ke lo, jangan cari masalah sama gue sekarang. Gue lagi gak mau berurusan sama orang gak penting kayak lo." Ucap Andra lagi, berusaha tak ingin ikut terbawa emosi.

Gilga yang semakin tersulut emosi karena gadis yang dicintainya selama ini menjadi bahan mainan Andra merasa sangat kesal. Gilga pun berniat ingin memberinya pelajaran dengan memberikannya satu pukulan.

"KURANG AJAR LO!"

BUGH!

Gilga berhasil mendaratkan pukulannya tepat sasaran ke pipi Andra, membuat Andra hampir saja terjatuh karena tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya akibat pukulan keras tadi.

Andra hanya tersenyum miring sembari memegangi rahangnya yang terasa sedikit nyeri. Kondisi pipi Andra kini hanya memerah, nyatanya dirinya memang kebal dengan pukulan sekeras apapun.

"Masih kurang itu," celetuk Andra merasa tenaga Gilga tadi kurang keras.

Saat Andra akan membalas pukulan Gilga, kepalan tangannya malah dicekal dengan kuat oleh Gilga. Gilga yang sudah benar-benar marah akhirnya menekan kepalan tangan Andra lalu memutarnya.

Krek

Bunyi tangan Andra yang begitu keras.

"ARGH!" Ringis Andra saat tangan kanannya tergelincir. Tangan kanan Andra yang sebelumnya pernah cedera, kini kembali terasa begitu sakit karena ulah Gilga tadi. Andra lupa bahwa tangan kanannya kini sudah tidak sekuat dulu, Andra merasa tangan kanannya sudah tidak bertenaga lagi.

Para anggota Boyscircle yang melihat hal ini langsung memisahkan Andra dan Gilga. "Cukup!" Sentak Alex.

"Otak lo di mana sih?" Bentak Riko juga.

"Itu balasan buat dia karena udah nyakitin hati cewek," ucap Gilga. Ia pun langsung pergi begitu saja bersama temannya meninggalkan mereka semua.

"Ndra ...? Tangan lo aman, kan?" Tanya Niel khawatir karena Andra terus meringis kesakitan.

Andra hanya mengangguk pelan. "Mending kita ke UKS yuk!" Ajak Alex. Andra lalu menggelengkan kepalanya yang berarti menolak ajakan Alex.

"Gak usah, gue gak kenapa-kenapa. Paling cuma terkilir aja." Jawab Andra dengan nada lemah.

°°°°°

Hari demi hari telah berlalu begitu cepat. Hingga saat ini dan sampai detik ini hubungan antara Indri dan Andra masih belum membaik, bahkan semakin menjauh, seolah 2 orang yang tak pernah saling mengenal lagi.

Bahkan komunikasi antara mereka saat ini pun terputus, tak ada komunikasi antara mereka sama sekali. Begitu pula dengan Andra, ia juga masih sama tetap dengan sikapnya yang pada saat itu kepada Indri. Justru dirinya semakin menjauhi Indri.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang