Haii man temann (゚▽^*)☆
∆ SELAMAT MEMBACA ∆
Andra berusaha mencegahnya, namun tak mampu. Indri sepertinya sungguh marah dengan Andra karena perlakuan kasarnya kepada Lara. Rencana Andra hari ini pun gagal untuk mengajak gadis itu bersenang-senang.
Mood Andra dan Indri pun seketika hancur setelah membahas masalah yang sedang marak di sekolah mereka sekarang.
°°°°°
Saat Andra akan membeli sarapan di kantin bersama teman sekelasnya, ia melihat Lara menyendiri di kantin. Wajahnya yang menunjukkan ketidak ceriaan membuat Lara yang biasa ceria menjadi lesu.
Ucapan Indri waktu itu membuat Andra tak bisa tenang dan terus memikirkan kata-kata itu. Andra pun mulai mempertimbangkan segalanya untuk meminta maaf dengan Lara.
Andra memang sudah berniat akan menemuinya langsung secara empat mata untuk mengucapkan permintaan maaf karena sudah menyakiti hatinya, ia merasa tidak tega atas kata-kata yang telah dirinya lontarkan telah menyakiti Lara, ia menjadi menyesal pada gadis itu.
Bukan hanya itu saja, Andra juga tak mau membuat Indri terus marah kepadanya, karena setelah pulang dari taman. Andra melihat Indri telah memblokir nomor telponnya, ia menjadi semakin benar-benar menyesali perbuatannya waktu itu.
Andra berencana menghampiri salah satu murid perempuan yang sedang menuju ke kantin untuk memberikan sesuatu kepada Lara. "Gue titip ini dong," Andra menyodorkan lipatan keras origami kecil kepada salah satu murid perempuan itu.
"Tolong kasih ini, ke Lara ya?" Pinta Andra. Gadis itu pun hanya mengangguk iya dengan menerima kertas yang diberikan Andra.
Setelah kembali ke tongkrongan, Andra memperhatikan dari jauh murid perempuan itu mendekati Lara yang sedang menyendiri untuk memberikan surat titipan Andra.
"Ini dari Andra, buat lo." Ucap gadis itu. Lara dengan ragu menerima surat itu, lalu membacanya.
[Temuin gue di rooftop sekolah, ada yang mau gue bicarain sama lo.]
Kurang lebih itulah yang Andra tulis di dalam kertas origami yang sengaja dilipat untuk Lara. Lara pun menjadi bingung, Andra ingin membicarakan hal apa? Apakah dia akan kembali membicarakan kejadian yang terkait waktu itu?
Setelah pulang sekolah Lara pergi lebih dulu menuju ke rooftop, yang ternyata Andra belum datang. Tak lama menunggu, Andra akhirnya datang. Lara sebenarnya sangat takut jika Andra berkata hal yang tidak-tidak soal dirinya lagi kali ini.
"Nunggu dari tadi?" Tanya Andra dingin. Lara tak menjawab.
"Gue mau ketemu berdua aja sama lo karena ... gue mau minta maaf sama lo," Andra mulai memberanikan dirinya.
"Minta maaf?" Gumam Lara.
"Maaf, gue udah kasar sama lo waktu itu."
"Apa dengan minta maaf bisa ngembaliin semua? Kata maaf gak bakal cukup, Vandra."
"Iya gue tau, gue salah. Gue udah nyakitin hati lo."
"Kalo memang kamu gak punya perasaan apapun sama aku. Setidaknya hargai aku," Ungkap Lara.
"Kamu udah nyakitin hati aku, kamu gak pernah menghargai perasaan aku. Gimana cara aku maafin kamu? Kamu baru sadar sekarang kalo selama ini kamu udah kasar sama aku."
"Cuma kata maaf aja yang bisa gue ucapin langsung ke lo, mau lo maafin gue atau enggak, yang terpenting gue udah minta maaf." Ujar Andra.
"Gue ngerti perasaan lo. Tapi maaf, gue gak bisa terima cinta lo, hati gue udah milik orang lain. Mungkin lo tau siapa dia,"
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
General Fiction𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)