PART 33 : TERLALU CEPAT 🍂

157 7 0
                                        

Haii man temann (。>‿‿<。)
SELAMAT MEMBACA

{Jika sudah kehilangan selamanya, selain berusaha sabar untuk mengikhlaskan, lalu apa lagi? Karena sampai kapanpun dia tak akan pernah kembali.}

⋇⋆✦⋆⋇

"Sekali-sekali lah ngajak temen lo, biar gak bosen temennya itu-itu mulu." Ucap Riko.

"Ohh ... jadi lo bosen punya temen kayak kita? Ngebosenin gitu? Sahut Niel.

"Yaa ... mungkin bisa dibilang begitulah," sahut Riko.

"YA UDAH SANA! LO CEPET MINGGAT DARI MARKAS INI, KELUAR DARI GENG KITA!" Omel Niel.

"Jangan gitu juga kali. Ngusir gue, jahat amat lo! Gue 'kan cuma berjanda." Ucap Riko.

"Berjanda jangan berjandaa ... tengneng tengneng" sambung Andra yang tiba-tiba menyanyi.

"Gak ada yang penting 'kan di sini? Gue mau balik aja," ucap Gio.

"Ehh, jangan dulu!" Cegat Alex.

"Jangan, jangan, duluu ... janganlah digangguu ..." sahut Riko yang malah bernyanyi seperti Andra.

"Lo kenapa gak gabung aja di geng kita?" Tanya Alex.

"HAH! GABUNG? Gak salah denger gue?" Ucap Andra spontan, dia tak habis pikir dengan tawaran Alex kepada Gio barusan.

"Iya gabung, biar kita semakin deket gitu, itung-itung buat nambah anggota." Terang Alex.

"Gue gak mau," jawab singkat dan padat Gio.

"Tuh ... dia aja gak mau. Percuma lo ajak dia, gak bakal mau." Sahut Andra.

"Kenapa, Gio? Lo tenang aja, kita jamin, di sini kita gak ngelakuin hal yang aneh-aneh." Ujar Rion.

"Dia tuh anak teladan, gak kayak lo Teh Rio." Ejek Riko kepada Rion yang langsung mendapat tatapan tajam darinya.

"Kasih gue waktu," ucap Gio. "Oke, gue kasih lo waktu." Jawab Alex.

"Lo pada sengaja ya mau jebak gue?" Tanya Andra.

"Maksut?" Tanya Alex. "Apaan dah, ngaco lo." Sahut Niel kepada Andra.

"Gue keberatan kalo geng kita tambah anggota, apalagi yang mau ditambahin Gio." Ungkap Andra.

"Kalo kita maunya tambah anggota, anggota barunya Gio, gimana?" Tanya Rion.

"Terah lo!" Jawab Andra.

"Udah lah dari pada ribut mending kita minum, ya gak?" Tawar Riko. "Minum?" Tanya Gio.

"Iya minum amer. Kenapa emang?" Tanya Riko kepada Gio. "Lo mau?" Tawar Riko.

"Gak, gak." Gio menolak mentah-mentah.

"Dikit doang kok, palingan 1 botol. Kita minum gak pernah di luar batas anjuran." Terang Niel.

"Ndra, lo minum juga?" Tanya Gio kepada Andra.

"Gue gak suka minum," jawab Andra.

"Lo gak keberatan, kan? Kalo si Gio gabung ke geng kita?" Tanya Alex kepada Andra.

Dengan wajah terpaksa, Andra terpaksa harus menerimanya. "Iya, iya ..." jawab Andra.

"Kalo dia gabung, yang ada malah gak asik." Batin Andra memasang raut wajah malas.

°°°°°

Dari pihak rumah sakit segera mengkremasi jasad Sintia untuk nantinya dipulangkan dan dikuburkan.

𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang