Haii man temann (ノ*°▽°)ノ
◒ SELAMAT MEMBACA ◓
⚠️PERHATIAN DI PART INI TERDAPAT KATA-KATA KASAR⚠️
Semenjak lengannya diperban Andra selalu diantar sekolah oleh supir, walau terkadang ia ikut bersama Gio. Rasanya tak menyenangkan jika berangkat sekolah harus diantar, Andra lebih suka berangkat sekolah sendiri sembari mengemudikan motornya.
Saat ini Andra juga sudah bisa kembali bebas saat di sekolah, kondisinya yang saat itu sangat mengganggu dirinya di sekolah. Syukurlah Andra sudah pulih sekarang, itu berkat Risti Kakaknya.
Dari saat keadaan Andra yang seperti itu hingga sembuh, Andra masih memiliki perselisihan terhadap Alex. Untuk pertama kalinya Andra dan Alex bertengkar selama ini. Sejak saat perselisihan ini terjadi, Andra tidak pernah ikut menongkrong lagi bersama kawannya di markas mereka.
Ketika malam hari, Alex mengajak kawan-kawannya semua untuk berkumpul, namun Andra masih tetap saja menolak untuk datang. Keadaan menjadi berbeda karena ketidakhadirannya Andra, ditambah lagi hari ini Gio tidak bisa datang. Mengapa?
Karena Gio saat ini sedang disibukkan dengan beberapa urusannya di rumah dan juga tugas-tugas sekolah yang sudah semestinya harus ia utamakan dan diselesaikan lebih dulu.
"Sepi amat?" Tanya Alex yang baru saja datang di markas. "Si Andra mana? Masih gak ikut juga?"
"Iya, si Gio juga gak bisa dateng." Jawab Riko. "Lah?" Celetuk Alex.
"Bilangnya lagi ada tugas sekolah, terus sama acara keluarga." Ucap Riko.
"Ini gak bisa didiemin, kalo begini terus bisa-bisa geng kita terpecah belah. Gue gak mau semua ini berkelanjutan cuma karena perkara sepupu Alex doang." Ucap Rion.
"Gimana kalo besok kalian samper ke kelas gue?" Tanya Niel. "Kita coba selesain masalah di sana."
"Iya, betul juga." Jawab Riko sependapat.
"Biar gue yang selesaikan masalah ini," ucap Alex.
"Tapi lo jangan sendirian, ajak si Gio juga. Dia pinter ngatasin si Andra kalo dia nya lagi menstruasi." Ujar Riko.
"Bjir, menstruasi, sembarangan amat lo Rokok kalo ngomong." Sahut Niel.
"Ya udah gih. Bentar, gue telpon si Gio dulu." Ucap Niel lagi.
Gio Si Paling Perpek
"Hallo, assalamualaikum" ucap Gio di awal panggilan dari seberang telpon setelah menyadari ponselnya berdering dan lalu mengangkat telpon tersebut.
"Waalaikumsalam, Yo. Bantu kita sih besok, buat si Alex sama Andra baikan lagi. Lo 'kan pinter bujuk si Andra" ujar Niel.
"Jadi Andra sama Alex belum baikan?"
"Iyaa ..."
"Besok kita ke kelas gue bareng-bareng" ucap Niel lagi.
"Ya udah"
"All ... nanti diminum ya obatnya?" ucap Ibunda dari Gio, Citra. Saat di tengah-tengah perbincangan Gio dengan teman-temannya.
"Iya, Bund. Nanti Al minum" jawab Gio.
"Lo sakit?" Tanya Niel yang mendengar perbincangan Gio dengan Bundanya tadi.
"Gue gak sakit, cuma mau minum obat rutin aja untuk daya tahan tubuh"
"Ohh, gue kira lo sakit" ucap Niel ber oh ria.
"Sok sibuk lo, Gio" celetuk Riko tiba-tiba ikut berbicara di ponsel Niel.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
Fiction générale𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus te...
![𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]](https://img.wattpad.com/cover/344802016-64-k611687.jpg)