Setelah 5 tahun mereka tidak pernah bertemu bahkan tidak pernah berinteraksi sama sekali, Arga dan Gisel malah harus bertemu kembali karena DIJODOHKAN! Padahal dulu mereka bertengkar hebat sampai Arga mengusir Gisel dari hidupnya!
Bagaimana mereka...
Malam sudah semakin larut, bahkan kini sudah menunjukan pukul 2 pagi. Meta dan Dinda sudah terlelap di apartemen milik Tata, sedangkan Gisel dan Tata kini sedang duduk di balkon apartemen sembari menikmati suasana malam di LA yang tak pernah sepi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lo kenapa sih Ta? Kok kayaknya belakangan ini lo keliatan agak beda?"
"Beda gimana? Beginilah gw!" Si gadis centil itu nyengir seolah menutupi prasangka dari sahabatnya.
"Lo sekarang jomblo, gak deket sama cowok manapun lagi! Tumben banget, biasanya seenggaknya setiap jumat malem beda pasangan kencan, kan?"
Tata tertawa kecil sambil menikmati cocktail yang ada di gelasnya.
"Udah mulai tobat gw, udah mau dijodohin. Jadi harus memperbaiki image nih dari sekarang!"
"Hah serius? Udah ada namanya?"
"Hmm belum bisa gw share, masih belom pasti soalnya."
"Yaampun, sama gw doang Ta! Masa gak mau share?" Gisel melirik dengan tatapan ngambek yang lucu.
"Gak bisa, nanti deh gw kasih tau kalau udah fix!"
"Yaaah Tata Maah..." Kembali terdengar rengekan dari Gisel. Sangking gemasnya dia sampai memeluk bantal yang tadi dia ambil dari ruang tengah.
"Gw janji, kalau semuanya udah fix dan gak bisa gw tolak lagi, lo adalah orang pertama yang akan gw mintain pendapat!"
"Janji ya?" Gisel mengacungkan satu jari kelingkingnya, lalu dibalas hal yang sama oleh Tata. "Iya, janji!"
Tata merasa perlu untuk mengalihkan pembicaraan, karena sebenarnya ada satu hal gawat yang ingin dia sampaikan. "Lo sendiri gimana Sel sama Arga?"
"Ya kayaka yang lo liat, masih suka berantem-berantem kayak gini. Nih dari tadi dia gak berenti nelponin mulu sama chat juga minta PAP buat mastiin gw gak diajak party sama lo!"
"Brengsek si Arga, enak aja main nuduh-nuduh gw segala!"
Gisel tersenyum geli saat melihat ekspresi Tata yang tak terima dianggap sebagai pengaruh buruk untuk Gisel.
"Yaudah lo jawab aja, lo kirim PAP biar dia diem!"
"Gw sengaja sih pengen bikin dia panik aja, makanya gw diemin!"
"Mau bikin dia makin panik, gak tenang, sampe gak bisa tidur gak?" Wajah Tata terlihat sangat usil, matanya menyala-nyala penuh ide.
"Hah gimana caranya?" Tentu saja Gisel sangat mau! Dendamnya pada lelaki itu harus terbayarkan bukan?
"Sini serahin ke gw!"
Tata meminta Gisel untuk berpose se-seksi mungkin sembari tiduran di kursi santai yang terdapat di balkon apartemen nya. Gisel menurut saja dengan apapun yang diperintahkan oleh Tata termasuk untuk mengikat rambutnya agar memamerkan leher jenjang, bahunya yang indah, tulang selangka dan bagian atas dadanya dengan jelas. Keberadaan tali spaghetti dress nya yang menggantung dengan lemah di kedua bahu Gisel, kini membuatnya terlihat semakin seksi. Gaun panjang hitamnya sengaja dinaikan sampai memamerkan kaki mulusnya hingga ke setengah paha, hingga kini nampak lah paha putih mulus tanpa cela.