"Selamat untuk mu, Rhea..." Seseorang mendekatinya, Rhea sedang berdiri di tepi pantai sendirian. Menikmati sejuknya angin pantai yang membelai-belai tubuhnya. Gadis itu menoleh lalu tersenyum.
"Terima kasih Pak Dokter."
"Akhirnya, sudah tidak ada kesempatan lagi untukku ya." tersenyum menggelengkan kepalanya.
"Memangnya kau mau menikahiku juga?"
"Seperti rencana kita, kau ingat...?"
Mereka tertawa, Rhea menganggap ini hanya sebuah guyonan. Namun untuk Mike, Rhea adalah gadis yang di sukainya. Setiap hal yang di ucapkannya tentang gadis itu adalah sebuah ungkapan hati.
"Ini masih terasa seperti mimpi." ungkap Rhea.
"..." Mike menoleh ke arahnya. Menatapnya dengan tatapan dalam.
" Aku pikir, aku akan mati dalam sunyi. Aku tidak pernah membayangkan bagaimana masa depanku, aku juga tidak pernah berani mengukir impian apapun. Dalam kelamnya kehidupanku, Tuan Rayyan adalah keajaiban."
"Kau sudah memikirkan segala resikonya?"
"Ya, aku tau bersamanya tidak akan mudah. Mungkin nyawaku akan selalu dalam bahaya setiap detik, tapi aku tidak akan menyesali keputusanku."
"Sepertinya kau benar-benar sudah siap menjadi Nyonya Addam's." mereka saling melemparkan senyum.
"Aku masih ada jika kau membutuhkanku, aku harap kita masih bisa berteman."
"Tentu saja, selama kau tidak berniat untuk merebutnya..." Tiba-tiba Rayyan datang mengarah ke mereka. Tangan nya melingkar di pinggang Rhea, mengecup kening sang istri di hadapan dokter Mike. Simbol bahwa Rhea sudah sepenuhnya menjadi milik.
"Saya tidak akan seberani itu Tuan, tetapi saya ingin anda menjaganya sampai akhir."
"Kau tidak perlu khawatir, aku takkan membiarkan siapapun menyentuhnya." Jawab Rayyan tegas.
"Baiklah, saya undur diri dahulu." Pamit dokter Mike dan pergi.
"Baru sebentar sudah ada yang mendekatimu."
"Dokter Mike hanya memberiku ucapan selamat, tidak lebih."
"Tetapi dia menyukaimu juga."
"Tidak, kami hanya berteman... dan kau harus tau, dia teman yang bisa diandalkan. dia tidak akan melakukan hal gila. Terbukti saat itu dia tidak mau menyentuh..."
CUP
Rayyan mengulum bibir Rhea, Ia tidak suka mengingat masalah itu. Rayyan benci harus mengingat saat Rhea di sentuh pria lain, apalagi di depan matanya sendiri.
"Terimakasih..." Ucap Rhea tulus.
"Jangan berterima kasih padaku, karena aku tidak ingin melepaskanmu."
"Maka jangan pernah lepaskan aku, aku akan berada di sisimu sampai kapanpun."
"ya, kau harus... karena aku akan terus mencarimu jika kau berani mencoba pergi."
"sudah pernah, dan aku tetap kembali, kan." goda Rhea.
" ... " Rayyan menatapnya tajam, Rhea selalu saja membuatnya gusar.
"Bisakah kau menjadi istri yang penurut? kau selalu saja membangkang." Rayyan seserius itu sedangkan Rhea hanya mesem-mesem menggodanya.
"Baiklah... Apa yang harus ku lakukan agar menjadi istri yang penurut?"
"Ehm, bagaimana kalau di mulai dari..." Rayyan menatap nakal, menggendong nya lalu membawa masuk ke dalam rumah mereka. Rhea tau ke mana tujuan Rayyan, iya tertawa dan mengalungkan lengannya di leher suaminya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Girl
RomanceRhea adalah seorang gadis malam, usia nya baru menginjak 21 tahun. Usia yang terbilang cukup muda untuk seorang wanita penghibur yang cukup terkenal di kelamnya dunia malam. Suatu hari ia mendapatkan tawaran pekerjaan yang cukup menarik, menjadi pe...
