76. penjelasan

3K 277 35
                                        

Jam 7 malam

Suara mobil masuk kedalam perkarangan rumah mereka dan itu menandakan bahwa rony pulang kerja. Begitu membuka pintu rumah , rony tidak mendapati sambutan hangat seperti biasanya. Tidak ada senyum tidak ada pelukan bahkan tidak ada sepatah kata pun dari salma yang biasanya menyambutnya dengan pelukan hangat atau membuatkan secangkir kopi

Salma hanya duduk disofa menetap layar tv yang tidak benar benar ia tonton. Matanya kosong, pikirannya jenuh. Rony memperhatikan gelagat itu, merasa ada yang janggal

"sayang" sapa nya lembut, sambil meletakkan tas dimeja kecil dekat sofa

"kamu kenapa? Kok diem aja?"

Salma tetap diam, matanya tak beralih. Suasana menjadi kaku

Rony mendekat, duduk disebelahnya, mencoba meraih tangannya. Tapi salma menarik tangannya perlahan lalu berdiri

"Gapapa" Jawabnya

"Kenapa sayang? Gak mungkin gapapa kalau kamu diem aja kaya gini? Aku ada salah? " Tanyanya lembut

"aku capek" ucapnya pelan " kamu istirahat aja dulu, aku mau sendiri"

Rony kebingunggan " sayang, ada apa sebenarnya?"

Salma memandang rony sejenak, mata yang bisanya hangat kini terasa asing. Ia mengingat jelas saat siang tadi tak sengaja melihat rony dari kejauhan , berjabat tangan dengan seorang wanita. Wanita itu tersenyum dan rony pun tampak ramah. Bagi salma momen itu cukup menusuk hatinya

Namun salma memilih diam, ia tak ingin jadi istri yang posesif atau cemburu buta. Tapi hatinya tetap sakit, baru kali ini dia melihat rony seramah itu dengan perempuan

salma memejamkan matanya sebelum berbicara "aku sama nay lihat kamu...."

rony menatapnya, menunggu

"sama perempuan" ucapnya

rony mengerutkan kening, ia benar benar tidak mengerti maksud istrinya " perempuan? aku..."

salma mengangkat tangannya, memotong ucapan rony "kalau kamu mau jelasin nanti aja, sekarang aku butuh waktu sendiri dulu" salma bangkit

rony segera berdiri, menahan langkah salma dengan lembut namun penuh kegelisahan

"sayang, tunggu dulu" ucapnya dengan suara nyaris bergetar memegang pergelangan tangan salma

"perempuan? siapa yang kamu maksud?"

salma menunduk, berusaha menahan emosi yang mulai mendesak keluar. ia tak ingin ribut, tapi ia juga tak sanggup untuk diam saja

"aku ngga tau siapa dia, yang jelas kalian terlihat sangat akrab. bahkan kalian saling melempar senyum" ucapnya penuh penekanan

rony terkejut. tidak, dia benar benar tidak ingat kalau tadi bertemu dengan wanita yang dimaksud istrinya. dia memandangi istrinya dengan tatapan binggung

"aku ngga ngerti, aku ngga inget ada yang..."

salma lagi lagi memotong ucapan rony dan melepaskan genggaman suaminya "jangan dijelasin sekarang karena aku gamau denger penjelasan kamu dulu tapi yang aku tau, aku sama nay lihat itu tadi dan itu cukup buat aku binggung dan cemas" ucapnya

rony mengerutkan dahi, berusaha mencari penejalsan, namun salma sudah berjalan dan rony mencegahya lagi

"aku butuh waktu sendiri rony, nanti aja jelasin semuanya. sekarang aku cuma butuh waktu buat mikir...tolong ngerti" ucapnya dengan nada bergetar diakhir ucapannya

salma pun akhirnya benar benar pergi meninggalkan suaminya disana sendiri dan masuk kedalam kamarnya untuk menenangkan dirinya

salma menghela nafas panjang, ia tak ingin berprasangka buruk terhadap rony, namun kenyataan yang dilihatnya tadi cukup membuat nya terganggu

NIKAH KONTRAK 🍣Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang