- Disclaimer! Yang orangnya cengeng kaya aku, diharapkan siap tisu. Soalnya perasaannya akan dibawa naik turun. Hehe enjoy😘-
🍣🍣
Malam Pengajian Keluarga
Dua hari setelah fitting baju akad dan seluruh pakaian resepsi selesai, rumah keluarga El kembali dipenuhi suasana yang berbeda dari biasanya, karena malam itu ruang keluarga yang biasanya digunakan untuk bercanda, menonton televisi, atau sekadar berkumpul bersama Nay dan Nadira telah ditata sederhana.
Dengan beberapa karpet, meja kecil berisi air mineral dan hidangan ringan, sementara di bagian depan sudah disiapkan tempat untuk membaca Al-Qur'an dan melakukan doa bersama, dan untuk pertama kalinya sejak seluruh rangkaian persiapan pernikahan dimulai, El benar-benar merasakan bahwa hari yang selama ini hanya terdengar seperti rencana kini sudah semakin dekat.
Salma duduk di samping Rony, sementara Oma, Opa, Uti, dan Akung juga sudah hadir bersama beberapa anggota keluarga lainnya, sedangkan Nay dan Nadira duduk bersebelahan dengan sikap yang jauh lebih tenang daripada biasanya karena sejak sore Rony sudah mengingatkan mereka berkali-kali agar malam ini tidak terlalu banyak bercanda.
El duduk tidak jauh dari kedua adiknya, mengenakan baju koko sederhana dengan wajah yang tampak tenang, meskipun jemarinya beberapa kali saling bertaut tanpa sadar.
Nay yang memperhatikan gerakan tangan abangnya akhirnya berbisik pelan. "Bang."
El menoleh. "Hm?"
"Nervous?"
El menggeleng cepat. "Nggak."
Nay menatap tangan El yang masih saling menggenggam. "Terus tangan abang kenapa?"
El langsung melepaskan tangannya dan menyandarkan kedua telapak tangan di paha. "Diam."
Nadira yang duduk di sebelah Nay ikut melirik El dengan wajah serius, kemudian berbisik, "Abang takut?"
El menatapnya beberapa detik sebelum tersenyum kecil. "Bukan takut."
"Terus?"
El menarik napas panjang. "Abang cuma lagi mikir."
Nadira mengangguk seolah mengerti, lalu bertanya polos, "Mikirin Kak Keysha?"
El langsung tersenyum. "Iya."
Nay menahan senyum sambil menyikut pelan Nadira.b"Udah, jangan ganggu abang."
El justru terkekeh kecil. "Nggak apa-apa."
Tak lama kemudian suasana perlahan menjadi hening ketika pengajian dimulai, dan lantunan ayat Al-Qur'an memenuhi ruangan yang sebelumnya dipenuhi percakapan kecil, membuat semua orang menundukkan kepala dengan tenang, sementara Salma beberapa kali mengusap ujung matanya sendiri tanpa ingin terlalu terlihat oleh siapa pun.
Setelah pembacaan selesai, doa bersama dipanjatkan. Semua tangan terangkat.
El menundukkan kepala dan entah kenapa, pada saat itu dadanya terasa jauh lebih penuh daripada sebelumnya.
Doa yang terdengar sederhana malam itu tiba-tiba terasa seperti sedang berbicara langsung kepada dirinya.
Tentang rumah tangga.
Tentang tanggung jawab.
Tentang menjaga seseorang.
Tentang menjadi suami.
Tentang menjadi anak yang suatu hari akan menjadi orang tua.
Ketika doa selesai, semua orang perlahan menurunkan tangan.
Rony yang sejak tadi duduk tenang akhirnya menatap putranya. "El."
El langsung mengangkat wajah. "Iya, Yah?"
Rony tersenyum kecil. "Sini."
El bergeser mendekat sampai duduk tidak jauh dari ayahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NIKAH KONTRAK 🍣
RomanceRony aksara parulian seorang artis terkenal yang menikah dengan Salma alletha demi menutupi skandal cinlok dengan artis lain . Akankah pernikahan mereka berlanjut dan menimbulkan perasaan cinta diantara keduanya atau sesuai dengan keputusan awal ko...
