Pagi itu rumah keluarga Rony terasa agak... aneh.
Bukan karena ada tamu, atau karena listrik mati. Tapi karena rony, rumah ini yang biasanya paling sibuk sama laptop dan HP baru aja mengumumkan aturan "aneh tapi serius" begitu semua anak sudah kumpul di meja makan.
"Mulai hari ini... dung dung dung... sampai besok pagi jam tujuh, kita semua hidup TANPA GADGET." Rony ngomong sambil mukanya dibuat tegas, tapi tangan satu nyuap omelet ke mulutnya.
Semua langsung bereaksi. El, yang lagi ngunyah roti, nyaris keselek. "Hah? Apa??"
Nay spontan narik HP-nya yang ada di meja. "Halah, nggak mungkin... ini cuma bercanda kan?"
Nadira malah bengong, tapi matanya udah kayak mau nangis. "Bunda... terus adek nggak bisa nonton video kucing?"
Salma cuma nyender santai di kursi sambil nyeruput teh. "Beneran, ini ide Bunda sama Ayah. Kita mau coba sehari full tanpa HP, tablet, laptop, TV, semua deh. Pokoknya teknologi bye dulu."
"Seriusan ini?" El ngerasa nggak aman, kayak mau diputusin sama pacar.
Rony mengangguk mantap. "Serius. Semua gadget kumpulin di kotak kayu yang ada di lemari ruang tamu. Kuncinya Ayah pegang."
"astagaa..." Nay meringis, "Kita kayak... balik ke zaman batu dong."
"Zaman batu tapi ada kulkas, ada kompor, dan ada Ayah yang ganteng." Rony nyengir, bikin Nadira cekikikan dan Salma cuma ngelirik malas.
Akhirnya dengan drama setengah hati, semua nyerahin gadgetnya.
Nay nyerahin tablet sambil ngomel pelan.
El masukin HP ke kotak sambil menghela napas panjang kayak mau berpisah sama sahabat.
Nadira... ya, Nadira nyerahin HP mainannya juga, biar ikut aturan.
Karena nggak ada gadget, otomatis semua harus cari kegiatan. Salma langsung punya ide sarapan rame-rame, masak rame-rame.
"Mas, kamu bagian bikin omelet. El, Nay, tolong potong buah. Nadira sama Bunda bikin pancake." Semua dibagi tugas, dan dalam lima menit dapur udah kayak medan perang.
El motong semangka tapi malah potongannya gede-gede banget. "Aduh, bang El, ini potong buah apa potong batu bata?" Nay protes sambil ketawa.
"Biar puas makannya, nay," jawab El cuek.
Rony bikin omelet tapi terlalu fokus ngobrol sama Nadira, sampai omeletnya gosong di satu sisi.
"Waduh... ini omelet atau bolu gosong, Yah?" Nadira ngakak sambil tutup mulut.
Salma cuma geleng-geleng. "Kayaknya lomba masak ini pemenangnya cuma Bunda deh."
Tapi pas semua udah disajikan di meja, mereka tetap makan lahap.
El nyendok omelet gosong dan pura-pura kasih review ala food vlogger, "Hmm... teksturnya... unik. Rasa asapnya... deep."
Nay ikutan, "Ini bukan rasa asap, ini rasa kebakaran."
Rony pura-pura tersinggung, "Hei, ini seni kuliner tingkat tinggi. Nanti kalau restoran Ayah buka, kalian nggak boleh makan gratis."
Nadira langsung nyeletuk, "Kalau omeletnya gosong, restorannya pasti sepi, ayah."
Mereka makan sambil ngobrol ngalor-ngidul, topiknya random mulai dari siapa yang pernah mimpi aneh, sampai siapa yang paling sering lupa naro barang.
Salma cerita kalau dulu waktu kecil pernah nyimpen mainan di freezer karena takut diambil temannya.
Nay nggak mau kalah, "nay pernah nyimpen uang di dalam sepatu sekolah. Terus lupa. Dua minggu kemudian... baunya kayak... uh, campuran keju sama kaus kaki."
KAMU SEDANG MEMBACA
NIKAH KONTRAK 🍣
RomansaRony aksara parulian seorang artis terkenal yang menikah dengan Salma alletha demi menutupi skandal cinlok dengan artis lain . Akankah pernikahan mereka berlanjut dan menimbulkan perasaan cinta diantara keduanya atau sesuai dengan keputusan awal ko...
