55. ambil hati nay

3.4K 142 0
                                        

Salma masuk kedalam kamar nay, melihat nay memainkan handphone nya diatas kasur dengan mata merah nya

"Habis nangis ya? Matanya merah banget" Tanya Salma mengelus punggung nay

Nay mengangguk "kenapa sayang? " Tanya Salma lagi

"Kangen sama abang" Jawabnya lirih membuat Salma tersenyum tipis

"abang kan udah pulang, Kalau kangen peluk dong abangnya" Nah menggeleng tak mau

"Kenapa gak mau? Abangnya sedih tadi dicuekin kamu. Nangis juga dipelukan ayah, katanya gamau pergi pergi lagi ninggalin kamu, kapok katanya" Ucap Salma membuat nay menatap bundanya

"Abang nangis? " Salma mengangguk

"Abang juga sedih liat adek kaya gitu tadi, abang ngerasa bersalah banget udah ngelakuin itu ke kamu, katanya karena dia princess nya jadi sedih" Salma mengelus rambut nay

Nay tidak menjawab ucapan Salma
"Baikan sama abang yaa, bunda sedih lihat kalian satu rumah tapi gak saling sapa gini" Ucap Salma

"Nanti aja, katanya bunda bolehin nay cuekin abang" Ucapnya

"Iya boleh, tapi bunda request hari ini aja boleh? ternyata bunda juga gabisa lihatnya, Bunda mau rumah jadi rame lagi, gamau kaya gini sepii"

Nay diam tampak berfikir lalu tak lama mengangguk " Iyaa.. Nay juga gamau diem diem gini" Salma tersenyum bangga melihat anaknya mau menurunkan egonya

"Terimakasih sayang, sekarang kita makan yukk.. Ayah sama abang udah nunggu dimeja makan" Nay mengangguk

Lalu Salma menggandeng tangan nay untuk turun dan menuju meja makan menghampiri el dan Rony

Melihat adeknya dateng el tersenyum, tapi senyumnya seketika hilang karena nay duduk disamping kanan rony tempat duduk bundanya

Sementara kursinya nay digantikan oleh Salma yang menduduki

"Gapapa ya, adeknya masih ngambek" Ucap Salma lirih

El mengangguk paham

Mereka pun sarapan bersama, tak ada pembicaraan seperti biasa yang ada hanya suara Salma dan Rony yang diselingi obrolan serta suara sendok garpu yang terdengar

"Ayah berangkat ke kantor dulu yaa, hari ini kalian kegiatan nya apa? " Tanya Rony saat mereka sudah selesai makan

"Aku dirumah aja mas, males ke toko pengan rebahan aja " Ucap Salma

"Iya bagus gapapa, adek makin besar diperut kamu.. Jangan aktivitas yang berat berat dirumah aja istirahat" Ucap Rony mengelus perut Salma

"Abang belum ada jadwal kan? Dirumah aja? " Tanya Rony

"Iya yah abang dirumah " Jawabnya

"Nay? "

"Nay ada kuliah nanti, habis itu mau ke toko bunga" Jawabnya

"Abang anter ya ke kampus" Tawarnya kepada nay, el berusaha mendekati adeknya lagi

"Nay berangkat sama supir aja, takut ngerepotin abang" Jawabnya membuat el diam

Salma dan Rony saling tatap, sedih melihat anaknya dalam kondisi ini.. Tapi mereka tidak bisa apa apa, itu juga pilihan mereka.. Salma Rony percaya mereka bisa menyelesaikan masalah nya sendiri

"Gak repot sama sekali, abang yang anter aja ya.. Please" Mohon el menatap nay

Nay pun juga menatap abangnya, dia diam tak menjawab.. Entah mengapa nay tanpa sadar mengangguk kan kepalanya

El tersenyum senang " Yes, mau berangkat jam berapa? " Tanya el kesenengan

"Jam 9, nay keatas dulu ya yah bun" Ucap nya

NIKAH KONTRAK 🍣Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang