110. Tournament (2)

765 89 15
                                        

Kita kembali lagi ke sesi turnamen adik ipar Barou.

"Reo gimana? Dia mapan" ujar Aiku.

"... Gak. Gue pernah ciduk dia. Waktu itu kelihatannya mata Haruhi agak memerah. Selain itu, dia temperamen. Ditinggal si uban, nangis."

"Ot—"

"Shine."

Ahahahaha. Padahal Aiku belum selesai sebutin nama tapi Barou sudah nolak secepat kilat. Jangan-jangan Barou juga punya indra pendengaran super?

"Gue?"

"Emoh lu playboy."

"Hahah. Kalau Nanase?"

Hmm, Nanase anak baik, pekerja keras pula.

"Hmm... Terlihat kurang tegas. Kalau dia jago berantem..." Barou menggantungkan kalimatnya, masih ragu.

Oke, untuk sekarang ada dua nama yang masih berada di ambang batas KKM ipar ideal Barou. Isagi yang mepet-mepet kena angka merah, dan Nanase.

"Hiori?"

"Gamer, si gagak bilang orangnya agak sadis. Ada dark side gitu. KKM" ujar Barou.

Seketika Hiori yang menguping itu langsung melirik tajam pada Karasu dengan wajah tak terima.

"Oh iya, kalau Karasu? Dia tampan, tinggi, keliatan jago kelahi, kata Muneyuki Kaneshiro-sensei, dia masuk Top 3 yang paling gentleman. Gue juga sih, tapi elu kagak percaya mulu" ujar Aiku.

Karasu ni mulutnya agak pedes, mirip-mirip sama Isagi. Ya sama lah nilainya kayak Isagi. Eh lebih 2 poin.

"Kiyora?"

"Dia kelihatan tidak tertarik sama bocah itu. Kurang tau. Dia sangat pendiam. Kata-katanya agak ceplas-ceplos."

Oke, samain dulu kayak Isagi.

"Zantetsu? Dia tinggi, tampan."

"Si terong sering nyebut dia bodoh, ntar mudah dikibulin."

"Kurona?"

"Hmm, mirip-mirip sama si Nanase."

"Yukki? Paling gentleman, tampan, mapan, beuh~"

Seketika Barou kesal kala mendengar nama itu. Dia masih kesel gara-gara Yukimiya modus cium Haruhi di permainan. Sebenarnya salah Bachira, tapi dia tetap kesel.

"Gatauk ah."

Oke, karena Barou pake sudut pandang yang subjektif mengenai kandidat kali ini, Aiku memberinya poin lebih. Barou gak bisa nge-counter dengan benar.

"Gagamaru?"

"Makannya kurang rapi, pendiam, ah gak tau."

Semakin dilihat-lihat Barou makin enggan mikirin punya calon adik ipar.

"Aryu?"

"Terlalu mementingkan stylish, repot."

"Kalau Niko?"

Aduh, Niko ini modelannya mirip kayak Isagi dan Nanase. Barou sampai capek ngomong. Eh, tapi Niko rajin main barbel. Barou belum ajak sparing sih, jadi gak tau kemampuan berantemnya.

"Raichi?"

"Temperamen, pemarah, gak sabaran, skip."

"Shidou?"

"Mau kupukul?" tanya Barou balik dengan wajah kesal.

"Kelakuannya memang agak liar? Yah, lebih tepatnya bebas. Tapi dia seriusan nyelametin nyawa Haruhi-chan lho" ujar Aiku.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 05 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[Thief] Blue Lock x Female Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang