Angin malam berhembus sangat kencang, membawa aroma laut ke pesisir. Pohon-pohon besar bergoyang-goyang mengikuti irama merdu.
Di luar sudah semakin dingin dan membuat para pemain kembali ke villa usai makan malam yang menyenangkan.
"MAEN YOKK!!!" seru Bachira ala bocil komplek. Suaranya yang menggelegar membuat hampir semua orang keluar dari kamar dan menghampiri ruang tengah di lantai 1. Ada beberapa pemain yang K.O dan memilih untuk istirahat di kamar.
"Main apa?" tanya Reo yang sudah ambil posisi asoy duluan.
"Gimana kalau kita spill hasil tangkapan kamera hari ini?" usul Aiku dengan senyum jahil.
'Setan memang' batin Barou kala mengetahui maksud tersembunyi dari usulan Aiku.
Gara-gara handphone-nya dicuri Aiku buat poto-poto tadi, isi galeri Barou buat hari ini semuanya potret Haruhi. Yah, orang-orang bakal tau kalau itu kerjaan Aiku karena tadi dia sudah marah-marah. Tapi tetap saja.
"Gamau."
"Gak gak gak."
"Ogah."
Eh? Kenapa para lelaki menolak? Karena yang mengunjungi pantai hanya mereka seharusnya tidak ada foto macam-macam...
"Ehhh??? Ayo kita berbagi foto pemandangan indah hari ini~ Mencurigakan banget yang nolak ini. Kalian foto apa aja hari ini?~" ujar Lavinho dengan wajah bokemnya.
Seketika Barou jadi ikutan kepo para lelaki ini mengambil foto apa saja hari ini.
Yah, kalau dikumpulkan semua foto yang mereka ambil hari ini 90 persennya berisi objek yang sama. 3 orang menjadi penyumbang terbesar dengan akumulatif 1000 foto. Padahal baru hari pertama. Beruntungnya tidak ada foto yang aneh-aneh.
"Kalau gitu main apa dong?" tanya Bachira. Dia yang ngajak, dia yang bingung.
"Gimana kalau turnamen adik ipar terbaik? Nanti jurinya Barou wkwkwk" ujar Aiku yang mengundang bantal sofa melayang secepat kilat.
Diam-diam para pemain disana mengacungi jempol nyali Aiku yang sekuat baja. Kayaknya hari ini lelaki itu cari gara-gara mulu sama Barou.
Oiya, ngomong-ngomong dimana Haruhi?
Cklek
Gadis berambut hitam dengan bando kerang yang masih menghiasi kepalanya itu masuk ke dalam villa dengan anak rambut yang sedikit berantakan karena terkena angin kencang. Kepalanya celingak-celinguk ke kanan dan kiri. Manik ruby-nya memindai orang-orang yang ada di dalam sana. Begitu menemukan seseorang yang dicari, gadis kecil itu berlari kecil mendatanginya.
"Ego, coba nunduk dikit" pinta Haruhi.
Ego sedikit curiga, namun ia tetap menundukkan tubuhnya sedikit hingga kepalanya sejajar dengan kepala Haruhi.
Ego merasakan jari jemari lentik itu menyentuh rambutnya. Ia juga merasakan suatu benda yang menempel di rambutnya.
"Woah, terlihat bagus, Jinpachi-chan~" ujar Haruhi sambil mengedipkan sebelah matanya. Gadis itu tersenyum jahil melihat sosok Ego yang memakai hairpin dari kerang ungu dan putih itu.
Ego menoleh ke arah cermin yang menempel di pintu lemari yang kebetulan berada di belakangnya. Ia melihat hairpin yang sama sekali tidak cocok dengan dirinya.
"Nyalimu bagus juga, bocah" ujar Ego dengan mata yang melotot pada Haruhi, meskipun tidak ada efeknya bagi gadis itu.
Haruhi tertawa puas kala melihat Ego kesal. "Karena kau sudah membantu mengumpulkan kerang, kupikir aku harus memberikan sesuatu padamu hahaha~"
Ego melepas hairpin itu dan melihatnya lekat-lekat. Kulit kerang berwarna ungu putih yang mengingatkannya pada sesuatu. Sesuatu yang mirip dengan sosok di hadapannya saat ini. Entah itu mukjizat atau musibah, sepertinya yang kedua.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Thief] Blue Lock x Female
FanficHaruhi, perempuan yang mulai menyukai sepak bola karena kagum dengan permainan seseorang. Namun ia tidak diperbolehkan ikut bertanding di klub sekolah hanya karena dia seorang perempuan. Haruhi juga sangat menyukai karuta. Telinganya sangat tajam da...
![[Thief] Blue Lock x Female](https://img.wattpad.com/cover/329789978-64-k875870.jpg)