20. 2nd Selection

5.4K 758 34
                                        

Blub blub blub

Tak tak tak tak tak

Sssssssssss

Suara air yang mendidih, sesuatu yang dipotong dengan cepat, serta desisan minyak memenuhi dapur utama gedung ini. Yang mengendalikan semua itu hanyalah satu-satunya insan yang berada di dapur ini.

Haruhi sebelumnya menawarkan diri pada Ego untuk melakukan semua tugas yang ada di gedung ini seperti biasa selama 2 hari saja.

Baginya, memasak dengan porsi banyak dan menu yang berbeda-beda membuatnya memperluas jangkauan peripheral visionnya dan central visionnya. Akan tetapi Haruhi tidak mendapatkan sebanyak sebelumnya karena para pemain yang makin sedikit. Sebenarnya sebelum ini ia juga mendapatkan tip dari Ego.

Saat terburu-buru, seluruh indranya cenderung merespon dan beradaptasi dengan semua kegiatan. Ternyata dulu Ego tidak menuntut semua pekerjaan ini tanpa alasan.

༶•┈┈⛧┈♛♛┈⛧┈┈•༶

Hari pengondisian fisik ke-10

Akhirnya hari pengondisian fisik telah berakhir. Saatnya melanjutkan ke seleksi dua. Oleh karena itu, semua pemain yang lolos seleksi dari setiap gedung diarahkan menuju satu titik yang sama.

Ego menjelaskan semua kebohongannya mengenai peringkat dan gedung Blue Lock yang sebenarnya bertujuan untuk membangkitkan rasa haus akan perkembangan pada masing-masing individu.

Kemudian lelaki berambut mangkok itu memulai seleksi kedua dan mempersilahkan setiap orang yang siap boleh masuk melalui pintu satu per satu.

Dakk!!

Terlihat sebuah bola yang ditendang oleh seseorang dengan rambut hijau tua. Tendangan itu menarik perhatian semua orang yang berada di ruangan ini, tak terkecuali Haruhi. Melihat bola yang ditendang lelaki itu membuat Haruhi ingin menyabotasenya.

Dakk!

Tepat setelah Rin menendang bola keduanya, Haruhi menendang bola juga dengan lintasan yang lurus dan cepat, tidak seperti tendangan Rin yang membuat bola berbelok indah.

DUAGH!!

Bola yang ditendang Haruhi bertubrukan dengan 2 bola yang telah ditendang Rin. Pas sekali ia mengenainya ketika dua bola yang ditendang Rin bertemu. Semua orang terkejut melihat itu, termasuk Rin tentunya. Lelaki itu langsung mencari pelakunya dengan wajah kesal sembari mendecak kesal.

Rin melirik tajam pada Barou. Ia tidak tau siapa sebenarnya pelakunya. Hanya saja semuanya melirik ke arah Barou. Lebih tepatnya ke arah orang yang bersembunyi di belakang tubuh lelaki itu.

Rin menarik tatapannya dan mengalihkan fokusnya ke hal yang harus ia hadapi sekarang. Seleksi kedua. Ia adalah orang pertama yang memasuki pintu seleksi kedua.

Begitu Rin pergi, Barou langsung berbalik dan mencengkram kepala hitam adiknya yang memakai baju training ketat seperti pemain lainnya. Bedanya Haruhi memakai luaran putih bernomor punggung 3 dan celana sepaha agar lekuk tubuhnya tidak tercetak jelas meskipun ia sudah memakai pembebat dada.

"Hoi bocah. Jangan limpahkan perbuatanmu padaku" ujar Barou sambil mencengkram kepala adiknya geram. Gara-gara adiknya ia jadi pusat perhatian semua orang.

Kaki Haruhi menggelepar kala ia terangkat dari lantai gara-gara cengkraman kuat kakaknya.

"Are? Haruhi-chan?" kaget Isagi yang melihat keberadaan gadis itu.

Melihat kedatangan Isagi, Bachira, dan Chigiri, Barou langsung melepaskan adiknya. Haruhi langsung memiringkan kepalanya ke kanan dan kiri untuk merilekskan lehernya.

[Thief] Blue Lock x Female Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang