Chirp chirp
Pagi yang baru menyambut para peserta pelatihan camp yang telah menghadapi pertandingan menegangkan kemarin. Mereka semua bangun dari tidur nyenyak mereka dan pergi untuk aktivitas pagi yang tak lain dan tak bukan adalah sarapan.
Meskipun setelah sarapan akan ada latihan dan pastinya berkeringat, Haruhi selalu pergi mandi pagi. Mandi pagi selalu memberikan energi lebih untuknya agar dapat beraktivitas dengan lebih energik. Para laki-laki biasanya bangun pagi hanya cuci muka dan gosok gigi lalu beraktivitas.
Haruhi selalu sarapan lebih lambat dari peserta lain meskipun ia bangun 10 menit lebih awal. Ia lari pagi terlebih dahulu di treadmill selama 12 menit. Setelah itu ia mendinginkan dirinya dengan melakukan beberapa gerakan peregangan, setelah itu baru ia pergi mandi dan sarapan. Tapi kalau habis pertandingan besar keesokan harinya Haruhi tidak lari pagi dan langsung mandi. Uyuh euy.
Biasanya juga habis pertandingan besar memang ada sedikit kelonggaran jadwal resmi latihan di pagi hari setelahnya.
Haruhi yang sudah wangy setelah mandi itu pergi ke kantin untuk mengambil jatah sarapannya. Gadis itu membawa nampan berisi makanannya dan mengedarkan pandangannya ke kantin untuk mencari tempat yang pas. Ia mendapati kursi kosong di meja Isagi dkk. Haruhi pun berjalan ke arah mereka.
Seorang lelaki yang duduk di meja yang dekat dengan etalase pengambilan makanan itu menyadari keberadaan Haruhi di dekatnya.
"Tiba-tiba pindah kamar tanpa pamit, tidak sopan. Aku kira aku salah masuk kamar tadi malam" ujar Kaiser kala Haruhi berjalan melewatinya.
Langkah Haruhi berhenti mendengar ucapan barudak Jerman itu. Ia menoleh dengan mata merah yang menatapnya malas.
"Oh ya? Kurasa orang sepertimu tidak perlu diperlakukan dengan sopan. Karena kau sendiri juga tidak sopan" ujar Haruhi.
Gadis itu berbalik dan mengurungkan niatnya untuk makan bersama Isagi. Tak terduga, gadis itu menarik kursi kosong di depan Kaiser dan menaruh pantatnya disana.
Kaiser maupun Ness sangat terkejut melihat itu. Kenapa tiba-tiba Haruhi yang selalu menghindari Kaiser kini dengan sukarela makan bersamanya?
"Oho~ ada apa ini?" tanya Kaiser dengan senyum menggoda.
"Jangan salah paham. Aku hanya tidak ingin terkesan kabur darimu setelah malam kemarin" ujar Haruhi yang terkesan ambigu di telinga semua orang kecuali dirinya.
Para lelaki menoleh dengan syok, rahang Ness terjatuh ke bawah, wajah Kaiser menampakkan keterkejutan dengan rona tipis di wajahnya. Entah apa yang mereka semua pikirkan.
Haruhi memasukkan makanan ke dalam mulutnya dengan lahap, mengabaikan pandangan orang-orang yang mengarah pada meja mereka. Kaiser dan Ness juga memutuskan untuk melanjutkan makan mereka. Sungguh pemandangan yang langka melihat keduanya berdamai, bahkan makan bersama.
"Kau tidak menyukai ini kan, Liebe? Kumakan ya~"
Kaiser mengambil sosis di nampan Haruhi dengan sumpitnya lalu mengarahkan ke mulutnya sendiri. Melihat itu tentunya Haruhi syok karena itu lauk favoritnya. Gadis itu langsung bangkit dan memajukan badannya untuk melahap sosis itu lebih dulu dari Kaiser.
Hupp
"Mhmmm~" gumam Haruhi senang kala berhasil merebut sosis itu. Kemudian ia menjulurkan lidahnya untuk mengejek Kaiser, tak sadar kalau jarak wajah mereka sangat dekat akibat tindakannya.
Sebenarnya Kaiser ingin saja memajukan wajahnya, hanya saja di kantin ini ada kamera pengawas.
"Sepertinya kau lupa kalau di tempat ini ada kamera pengawas ya, Liebe" ujar Kaiser.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Thief] Blue Lock x Female
Fiksi PenggemarHaruhi, perempuan yang mulai menyukai sepak bola karena kagum dengan permainan seseorang. Namun ia tidak diperbolehkan ikut bertanding di klub sekolah hanya karena dia seorang perempuan. Haruhi juga sangat menyukai karuta. Telinganya sangat tajam da...
![[Thief] Blue Lock x Female](https://img.wattpad.com/cover/329789978-64-k875870.jpg)