KICK OFF!!!
Bola dimulai dari sisi Bastard Munchen. Tak lama setelah pertandingan dimulai, Chris dan Kaiser beradu bola di tengah lapangan. Isagi masuk dan ikut serta dalam perebutan bola, namun Reo berhasil mencuri bola dari celah-celah pertarungan mereka. Bola tersebut melayang kearah Nagi.
Nagi maju ke depan menerobos pertahanan dengan kontrol bolanya yang seakan memanipulasi pengelihatan. Lelaki itu mengoper pada Reo agar memperluas gaya permainannya. Setelah melihat Nagi berhasil melewati pemain yang menghalangi, Reo menembak secepat peluru ke arah Nagi.
DAKKK!!!
"Permainan yang sangat mudah ditebak." Haruhi mengambil alih operan itu dengan kontrol kaki gaya black hole milik Nagi lalu membawa bola tersebut melewati Reo dengan menggabungkan keahlian kaki yang hampir setara dengan scissors Bachira dan kontrol Nagi. Seolah-olah Haruhi ingin menampar lelaki yang mengucapkan kalau ia tidak cocok bermain sepak bola itu.
Reo benar-benar tidak bisa berkutik saat berada di hadapan gadis yang sedang naik pitam itu. Aroma seharum bunga dan sesegar green apple itu berlalu di sisi kanannya, menandakan kalau gadis itu berhasil melewatinya.
Haruhi mengoper bolanya pada Isagi yang berada di lini depan agar ia dapat mengelabui pemain yang menghalanginya dan melewatinya. Sayangnya, matanya melihat sesuatu yang tidak bisa ia antisipasi.
Haruhi segera berlari menuju posisi bertahannya. Tepat 5 detik setelah itu, Chris berhasil mencuri bola dari Isagi. Untung saja Haruhi berhasil kembali ke posisinya. Di situasi tadi tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mencegah Chris mengambil bola. Ia akan kalah cepat dan Chris bisa mencetak gol. Karena itu Haruhi memutuskan untuk menyerah dulu pada penyerangan dan fokus menghalau Chris.
"LIHAT INI!! KNUCKLE SHOOT-KU YANG TIDAK BISA DIPREDIKSI BAHKAN OLEHKU SENDIRI!!" seru Chris sambil menembakkan bola dengan sangat kuat.
Pergerakan bola itu sangat tidak normal. Lintasan yang dilaluinya tidak dapat diprediksi. Bahkan Gagamaru sebagai kiper bingung harus menempatkan diri dimana.
"GAGAMARU! MENUNDUK!!" seru Haruhi yang menerjang dari sisi kanan.
DAKKK!!!
Gadis itu berhasil menebak lintasan yang dilalui bola yang ditendang oleh Chris dan ia sukses menghalau gol tersebut. Chris terlihat sangat kaget karena tendangan supernya berhasil ditebak oleh gadis kecil itu.
Bola mendarat di kaki Isagi. Lelaki itu berlari menggiring bola dengan wajah cemas karena susah mencari lintasan yang bisa ia lalui. Ia tidak memiliki banyak opsi untuk mencetak gol dengan situasi saat ini, meskipun ia sudah memiliki Meta Vision.
"Isagi, mau bekerja sama?" tawar Haruhi yang tiba-tiba sudah berlari di sisinya.
Keberadaan Haruhi seketika membuat matanya dapat melihat pancaran sinar yang keluar dari celah-celah lini pertahanan Manshine City. Ia bisa melalui ini.
"Terima kasih, Haruhi-chan" ujar Isagi menyetujui tawaran itu dengan smirk di wajahnya.
Kedua pemain yang setipe itu berlari dan saling mengoper untuk menembus lini pertahanan Manshine City. Mereka melakukan operan run-and-gun sehingga dapat melewati pemain dengan sangat cepat.
Namun sayangnya, Kaiser muncul dari belakang dan mencegah Isagi menembakkan gol. Akhirnya Isagi tidak punya pilihan selain mengoper pada Haruhi. Akan tetapi, Chris yang sedang diselimuti amarah itu maju menerjang Haruhi dan bersiap untuk mendorong gadis itu dengan bahu dan punggungnya.
Haruhi sadar ia tidak bisa mencetak gol saat ini. Ia tau pasti jika ia akan terlempar jika bertubrukan dengan fisik dan kekuatan Chris yang diluar nalar. Ia pun sengaja menerima benturan dari Chris selama 0.2 detik sambil melakukan tolakan pada kaki sehingga ia berputar di atas punggung Chris dan beralih ke sisi kiri dari pria itu. Chris yang berencana menabrak Haruhi dari kanan itu jadi meleset karena Haruhi menghindar ke atas punggungnya sehingga ia keterusan dan hampir saja berguling di lapangan jika ia tak segera mengatur keseimbangannya.
Haruhi yang baru turun dari punggung Chris itu mengoper dengan cepat pada Yukimiya saat Reo yang berada dalam radius 0.3 meter darinya mengulurkan tangan untuk melakukan blok padanya.
Yukimiya yang melihat kesempatan emas itu melakukan tembakan sword screw yang terinspirasi dari tendangan Chris sebelumnya. Bola yang ditendang Yukimiya menukik dan masuk ke dalam gawang dengan indah.
"YOSHHAAAAAA!!!!" seru Yukimiya kegirangan.
3-2
Kemenangan untuk Bastard Munchen. Senyuman cerah terbit dari wajah rupawan Haruhi yang bercucuran keringat. Meskipun ia tidak mencetak gol hari ini, ia cukup puas karena berhasil melahap Chris.
"Ahh~ nikmatnya~" ujar Haruhi sambil meregangkan tangannya ke atas.
Isagi berjalan mendekati Haruhi. Ia mengangkat tangannya dan mengajak gadis itu untuk bertos ria. "Kau keren sekali, Haruhi-chan."
Haruhi membalas ucapan itu dengan senyum lebar di wajahnya yang membuat kecantikannya jadi maksimal. Sungguh, senyum Haruhi saat bahagia sangat tidak baik untuk jantung para lelaki yang melihatnya.
"Haruhi-chan" panggil Isagi dengan suara pelan dan wajah pucat. Beberapa saat kemudian, tubuh lelaki itu limbung seiring dengan kesadarannya yang perlahan menghilang. "Maafkan... a.. ku..."
Haruhi pun menangkap Isagi dengan menyenderkan kepala lelaki itu pada bahunya. Sepertinya Isagi kelelahan karena baru merasakan memakai Meta Vision. Yah, bisa dipahami. Sungguh ironi sekali, sekarang Haruhi sedang memeluk pemain yang setipe dengannya. Pembelajar berbakat.
Tap... Chris menatap Haruhi dengan tatapan tajam. Tatapan yang berbeda dari tatapan meremehkan sebelumnya. "Nama lengkap?"
"Barou Haruhi" jawab Haruhi sambil waspada.
"Hmph, akan kuingat namamu" ujar Chris sebelum melenggang pergi.
Pria itu berjalan menuju Noah yang duduk anteng di bangku penonton. "Apa ini yang kau mau?"
"Tidak. Ini diluar ekspektasiku" ujar Noah dengan mata yang masih tertuju pada gadis berambut hitam yang sedang menggendong Isagi ala bridal style itu.
Kurona berlari kecil mendekati Haruhi untuk mengambil alih tubuh Isagi dari gadis itu. Entah karena cemburu, atau sebagai bentuk kesopanan. Sepertinya dua-duanya.
Sebenarnya, Haruhi juga sangat lelah. Menghadapi Chris sangat menguras tenaga. Sepertinya ia terlalu membiarkan dirinya mengamuk, meskipun sudah sedikit menahannya. Rasanya hari ini ia lebih sensi dari biasanya.
Di sisi lain, Ego yang sedang menatap banyak monitor di ruangannya itu bergumam pelan. Anri yang berada di dekatnya yang juga menatap monitor itu terkagum-kagum dengan potensi Haruhi.
"Haruhi-chan sangat hebat. Bagaimana bisa dia berpikir secepat itu untuk mengantisipasi serangan Prince Chris? Apa kau sudah memperkirakan ini akan terjadi, Ego-san?" tanya Anri.
"Tidak juga. Pembelajar berbakat sepertinya memang mampu beradaptasi dengan cepat pada situasi lapangan. Untuk sisi itu, dia lebih cepat dari Isagi Yoichi" ujar Ego.
"Wah, apa kau sudah melihat potensi ini saat melihat videonya dulu?" tanya Anri menyinggung saat-saat dimana ia tidak sengaja memvideo Haruhi yang sedang bermain bola di taman yang kemudian video itu dilihat Ego secara tidak sengaja.
"Mana mungkin. Video itu hanya memperlihatkan kekecewaannya yang tidak bisa bermain di lapangan" ujar Ego.
Anri ber-oh ria mendengar itu. Ia melirik ke arah Ego dan melihat pria itu masih menatap lekat sosok Haruhi di monitor.
"Anri-chan, ini tanggal berapa?" tanya Ego tiba-tiba.
"Tanggal 29. Kenapa?" tanya Anri balik.
"... Tidak ada. Lupakan."
Tbc.
Author's note:
1082 words
Ketik:
Rabu
27 November 2024
Publish:
Kamis
28 November 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
[Thief] Blue Lock x Female
FanfictionHaruhi, perempuan yang mulai menyukai sepak bola karena kagum dengan permainan seseorang. Namun ia tidak diperbolehkan ikut bertanding di klub sekolah hanya karena dia seorang perempuan. Haruhi juga sangat menyukai karuta. Telinganya sangat tajam da...
![[Thief] Blue Lock x Female](https://img.wattpad.com/cover/329789978-64-k875870.jpg)