Haruhi berdiri dengan gugup sambil membungkuk untuk menahan rasa sakit di perutnya. Oh, bahkan ia hampir terlihat seperti setengah gawang. Noah benar-benar menempatkan Haruhi di posisi yang sangat tidak menguntungkan.
'Persetan dengan Noah. Aku akan memanfaatkan ini untuk meningkatkan senjataku!' batin Haruhi bertekad dengan api amarah yang membara.
Haruhi yang tidak bisa mengaktifkan Meta Vision-nya saat ini mencoba untuk belajar dari sudut pandang kiper. Kira-kira pemandangan macam apa yang bisa dilihat dari sini?
Ah, Snuffy bermain dengan sangat efisien. Lelaki itu mengoptimalkan kekuatan daya tempur timnya dan mencoba berbagai strategi untuk mewujudkan gol. Sungguh master yang sangat baik. Bahkan Haruhi sempat bingung bola akan pergi kemana. Pantas saja Noah begitu mewaspadai Snuffy. Pria itu pemain all-rounder terbaik. Jika hanya dilihat dari sisi striker, Noah memang unggul. Tapi jika dilihat secara keseluruhan, Snuffy pemenangnya.
Ah, meskipun dari kejauhan, Haruhi dapat melihat Kaiser melakukan tendangan salto setelah back nutmeg yang membuktikan bahwa ia merupakan kelas dunia. Tendangan itu sulit untuk ditiru oleh siapapun, pikir orang-orang.
'Tunggu, bukankah itu mirip gerakanku?' batin Haruhi kala mengamati gerakan Kaiser dari kejauhan.
2-1
Permainan dimulai kembali. Haruhi mencoba untuk menganalisis pergerakan bola sebaik mungkin. Mencoba memprediksi arah bola yang suka abstrak.
'Amati... gerakan bola...' batin Haruhi dengan mata merahnya yang menatap lekat seperti predator.
DAKK!!
Barou menembakkan bola dengan sangat kuat.
Syuungg!!!
GOLLLLL!!!!
Bola tersebut melesat begitu cepat. Arah tendangan Barou memang sesuai lintasan. Tidak akan tiba-tiba berkelok seperti tendangan Yukimiya. Namun, kekuatannya sangat dahsyat. Meskipun Haruhi tau arahnya, tubuhnya yang sekarang tidak akan bisa menghentikannya. Ia merasa... tidak berdaya.
Poinnya sekarang 2-2. Selanjutnya adalah gol penentu. Haruhi merasakan tekanan yang luar biasa. Jika kali ini ia membiarkan Ubers mencetak gol, maka ini akan menodai nama Bastard Munchen yang sampai saat ini belum pernah kalah di liga ini. Jika itu terjadi, kemungkinan dirinya akan kembali sebagai pemain mendekati 0%.
Glekh...
Jantung Haruhi berdebar begitu kencang sampai membuat perutnya tambah sakit. Ia merasa kalau gagal disini, karir sepak bolanya akan berakhir.
'Tolong jangan kesini, tolong jangan kesini' batin Haruhi berharap bolanya tidak mengarah ke gawang Bastard Munchen.
Tak lama kemudian, pertandingan berakhir dengan gol dari Bastard Munchen. Haruhi menghela nafas lega diam-diam. Jujur, saat menunggu bola tadi ia berharap bisa duduk atau berbaring. Namun, tentu itu tidak pantas.
Haruhi melepas sarung tangan dan berjalan menuju timnya dengan kepala tertunduk serta tangan yang mengelus perut. Tapi... Haruhi merasa seluruh tenaganya sudah terkuras. Pikirannya berkecamuk. Hingga akhirnya tubuhnya limbung ke depan.
Kaiser yang melihat itu berniat mengulurkan tangannya untuk mendekap Haruhi sebelum akhirnya Barou menarik ekor rambutnya ke belakang dan mengambil alih tubuh Haruhi. Ia tidak membiarkan Haruhi disentuh siapapun di depan matanya.
Kaiser mau protes cuman Barou bisa jadi kakak iparnya. Harus baek-baek.
Barou menggendong adiknya ala bridal style dan berjalan melewati lapangan tanpa memperdulikan tatapan orang-orang yang mengarah padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Thief] Blue Lock x Female
Fan-FictionHaruhi, perempuan yang mulai menyukai sepak bola karena kagum dengan permainan seseorang. Namun ia tidak diperbolehkan ikut bertanding di klub sekolah hanya karena dia seorang perempuan. Haruhi juga sangat menyukai karuta. Telinganya sangat tajam da...
![[Thief] Blue Lock x Female](https://img.wattpad.com/cover/329789978-64-k875870.jpg)