Pantai
Pantai? Ya, tidak salah. Ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh para bujang yang ngenes dan hopeless romantic.
Ada plus minusnya pergi ke pantai di akhir musim semi ini. Bagusnya, tidak perlu susah-susah menjaga perilaku mesum mereka, karena tidak ada pengunjung hari ini kecuali mereka. Yah, ini hanya bagus untuk Ego. Tentunya kawanan Otoya meratapi nasib karena tidak bisa menggaet cewek cantik.
Eits, meskipun begitu, ada kembang Blue Lock yang saat ini berada di ruang ganti. Para lelaki secara tanpa sadar mengobrol-ngobrol dengan langkah kaki yang mendekat sedikit demi sedikit, dan mata yang mencuri-curi pandang ke arah ruang ganti cewek. Dasar jones.
Sring!
Tatapan predator dari seseorang menghujam ke arah kumpulan lelaki jones itu. Ya, pemilik tatapan itu tak lain dan tak bukan adalah Barou yang sudah sigap dengan jaketnya. Enak aja mereka mau lihat adeknya pakai bikini. Terlalu cepat 100 tahun.
Tap... Tap...
"Aniki, ini bukan di lapangan, kenapa kau memakai predator eye?" tanya Haruhi yang bingung begitu keluar dari ruang ganti. Ia langsung dihadapkan punggung kekar abangnya yang mengeluarkan aura predator.
Suara lembut itu membuat para lelaki celingak-celinguk untuk melihat sosok Haruhi. Dalam. Balutan. Biki—
Eh?
"Buset, bapak-bapak komplek" celetuk Karasu asal kala melihat outfit Haruhi.
Haruhi pakai kaos putih dan celana abu di atas lutut. Dari modelnya mah kayak punya Barou. Cuman agak kecil dikit, menyesuaikan tubuh Haruhi.
Kenapa Haruhi gak pakai bikini? Gak punya.
Sebenernya punya, dapet hadiah dari teman SMA nya. Akan tetapi, ia memakainya dibalik kaos putihnya. Sudah di briefing sama Barou duluan pas di rumah.
"Sayang sekali~ Padahal aku ingin melihat Haruhi-chan memakai bikini. Pasti akan cantik" ujar Otoya reflek.
Seluruh peserta Blue Lock menoleh horor pada Otoya. Diam-diam mereka mengakui keberanian lelaki itu untuk mengatakan hal seperti itu di depan pawang Haruhi. Mereka gak mau ikut-ikutan. Meskipun Otoya kelihatan berani, sebenarnya gara-gara lelaki itu goblok saja. Bisa-bisanya kata-kata seperti itu keluar di depan baginda Barou.
"Hoi... Kau mau mati?..."
'Kali ini gue gak ikutan sob.' -Aiku
'Semangat Toy, gue bagian ambil jatah nasi kotak aja.' -Karasu
Terjadilah pengejaran sengit antar ninja dan singa di atas pasir putih.
Egois. Begitulah didikan Blue Lock. Mereka menggunakan kesempatan yang dibuat oleh Otoya untuk diri mereka sendiri. Setidaknya berterimakasihlah kepada Otoya yang berhasil mengalihkan perhatian Barou dari Haruhi.
Aiku mengendap-endap dan mendekati Haruhi secepat kilat. Lelaki itu punya banyak ide di kepalanya untuk melihat amukan Barou.
"Haruhi-chan, ayo kita bikin istana pasir!" ajak Aiku sambil menggenggam tangan Haruhi.
Haruhi mah manut ae. Dia ikut berlari pelan bersama Aiku mencari spot membangun istana pasir yang ideal.
Mereka pun membuat dinding pasir mengelilingi mereka, sehingga istana yang mereka bangun akan ditinggali oleh mereka. Membangun rumah tangga kalau kata Aiku.
"Woah, sebentar lagi jadi!" seru Haruhi kala membuat bagian atap dengan hati-hati. Matanya terfokus pada pasir yang ia bentuk dengan hati-hati agar menjadi atap untuk igloo mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Thief] Blue Lock x Female
FanfictionHaruhi, perempuan yang mulai menyukai sepak bola karena kagum dengan permainan seseorang. Namun ia tidak diperbolehkan ikut bertanding di klub sekolah hanya karena dia seorang perempuan. Haruhi juga sangat menyukai karuta. Telinganya sangat tajam da...
![[Thief] Blue Lock x Female](https://img.wattpad.com/cover/329789978-64-k875870.jpg)