Oh Shit TAMAT

660 24 3
                                    

Sifa Aghta Fauziah POV

Malam yang indah tersimpan luka yang amat dalam. Hari ini aku akan melupakan dia untuk menata cerita yang baru dengan orang yang baru juga.

Walaupun begitu aku tidak peduli banyak pasang mata yang tidak menyukai ku dengan nya. Bahkan aku harus melupakan dua orang sekaligus. Maafkan aku, aku tidak bisa memilih di antara kalian. Kalau boleh aku lari di tempat ini, aku akan mencoba melupakan semuanya tapi itu semua mustahil.

Tidak sepatasnya aku ngmong seperti itu. Oh ayolah kau pasti bisa . Ini belum akhir dari cerita.

.
.
.
.

Jangan kesini pliss kaliann bertiga. Batinku

"Hai, gilaaa lo cantik banget Sif. "Ucap Arya ketika sudah sampai di depan Sifa

"Makasih. "

Kenapa gua jadii malu gini.

"Sif selamat yaa. "Kali ini suara Fahri

"Makasih. "

"Gua kangen sama lo Sif. "Farel langsung memeluk tubuhku

"Lo kemana ajaa ka? "

"Keluarin kata-kata itu gua bakalan dengerin. "Sambil terus memeluk Sifa

"Lo ngilang di sekolah, gua berapa kali ke kelas lo. Dan lo gak adaa, gua pikir lo cuman bolos pelajaran sehari doang tapi kenapa lo ngilang terlalu lama.

"Selama itu lo ngindar dari gua Ka. Lo gak tau gua tuh kangen banget sama lo. Gua pengen cerita sama lo. Tapii... Sedikit pun pesan gua gak ada yang lo bales.

"Bukan cuman lo yang ilang, Mamah Papah gua juga gak tau kemana, gua serasa gak di anggaep lagi.

"Dan sekarang lo muncul, gua bukan mainan lo Ka! Yaa seenaknya lo giniin. "

Aku menangis di pundak Farel, Farel lantas mengelus kepalaku dengan lembut.

"Gua bakalan jawab pertanyaan lo,pertama gua bolos sekolah awalnya gak di izinin sama kapsek dan itu juga gua mohon² sama kapsek biar di izinin dan akhirnya gua di izinin .

"Belum sampai di situ, setelah gua di izinin sama Kapsek gua langsung nelepon bonyok gua,buat berving sama bonyok lo.

"Akhirnya, setelah itu keluarga gua dan keluarga lo berving acaranya kapan,kaya gimna dan lo bisa liat sendiri tanpa gua kasih tau.

"Singkatnya, gua ngilang buat nyiapin ini semua buat lo."

Suasana malam itu bercampur aduk , senang dan sedih secara bersamaan .

"Assalamualikum."

"Waalaikumsalam."

"Ok. Berhubung semuanya sudah hadir disini . Saya Nita Grandma Sifa Fauziah Aghta akan memulai acara tunagannya dengan Farel Putra Nataniel."

"Farel Putra Nataniel segera naik keatas pondium

"Assalamualikum wr wb,saya Farel Putra Nataniel berterimakasih sebelumnya untuk kalian yang sudah hadir di sini. Malam ini mungkin akan menjadi malam yang sangat berat buat diri saya, sebab saya akan menjadi cerita baru buat Sifa Aghta Fauziah.

Hening

Hening

Semua menunggu kata yang akan di kerluarkan Farel selanjutnya .

"Dengan sangat saya mohon untuk Sifa Aghta Fauziah untuk naik keatas pondium. "

"Orang yang ada di hadapan saya, adalah orang yang pernah mengisi cerita Fahri dan Arya teman saya sekaligus.

Aku melihat kearah Farel dengan sendu. Semua yang ada diruangan tidak mengerti maksud anak muda itu.

Aku langsung mendekati Farel yang menunduk di dalam dekapan Mickorphan .

"Maaf saya menyimpang penjelasan dari Farel, saya akan menjeleskan disini. Saya mencintai Arya dan juga Fahri saya tidak mencintai Farel.

Farel kaget, dan turun dari atas pangung. Tapi itu gagal karena aku langsung memegang erat tangan Farel.

Hening

Hening

"Saya telah mencintai dua orang sekaligus, tapi dia. Dia Farel Putra Nataniel orang yang akan membantu saya menghapus rasa itu . Dan saya Sifa Aghta Fauziah berterimakasih untuk Farel orang yang saya cintai sebelum Fahri dan Arya hadir di hidup saya.

Ruangan yang tadinya hening seketika menjadi ramai karena tepukan tangan yang meriah.

Farel langsung memeluk tubuhku dan berbisik dengan lembut "Lo bohong ya"

"Emang iya. "

"Jahat. "

"Baiklah Acara selanjutnya akan memasangkan cicin tunangan. Di persilakan. "

Laki-laki berjas menghampiri mereka berdua dan memberikan cincin yang akan di pakai di jari manis mereka berdua

Laki-laki berjas menghampiri mereka berdua dan memberikan cincin yang akan di pakai di jari manis mereka berdua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Baik berikan tepuk tangan yang meriah untuk mereka berdua. "

Farel memeluknya lagi dan berbisik "Jangan di lepas itu cincin kalau di lepas nanti gua bakalan ilang lagi. "

"Gua lepas nantii, gua buat liat. "

"Jangan nanti lo nyesel lagi. "

"Kepedeann. "

Farel melepas pelukanku dan mencium bibir ku untuk pertama kalinya.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Tuhan salahkan aku mencintai tiga orang sekaligus
-Sifa Aghta Fauziah

Aku akan menyanyangimu seperti aku menyanyangi kucing kecilku dirumah.
-Farel Putra Nataniel

Mengikhlaskan seseorang tidak semudah mengikhlaskan daging rendang lebaran rumah ku
-Arya

Aku bahagia ketika adik kelasku menemukan dia. Dia seseorang yang mengantikanku walaupun aku tidak mengizinkannya.
-Fahri

-TAMAT-

Thanks buat kalian yang sudah membaca ceritaku 😊Nanti akan ada selanjutnya dari anak mereka insyallah doakan yaa jangan lupaa juga kunjungi ceritaku di Joylada 😍😉

Akan ku tuliss dengan berbeda

See you next time ~😘😘

See you next time ~😘😘

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sergio Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang