4. Maldives part 2

2.9K 260 95
                                        


Una baru saja keluar dari kamar mandi, rasanya sangat nyaman dan benar-benar menyegarkan. Semerbak wangi sabun bunga dan shampo bercampur menjadi satu. Menyerbak diseluruh ruangan.

"hmmm harumnya"

Una mendudukan diri di pinggir kasur seraya menggosok rambutnya dengan handuk kecil. Bersenandung ria tanpa mau peduli nasib Jeki yang mulai kelaparan dibawah.

"Una udah belum mandinya ayo makan" teriak jeki dari lantai satu

"ck, Iya sebentar" Una mendecak sebal, dilemparnya handuk kecil itu dan bergegas menuju koper.

Una terkesiap kaget melihat isi kopernya yang seperti jeroan sapi.

"apaan nih, kenapa isinya gini semua, terus baju gue pada kemana?" paniknyaa panik sendiri.

Una membongkar satu-persatu isi kopernya, mengaduknya acak demi menemukan baju yang layak pakai. Namun nihil, tidak ada yang bisa ia pakai, karena di dalam koper itu hanya terdapat, underware, bikini, lingerie, dan gaun malam yang begitu tipis, ada juga kimono berbahan sutra yang tembus pandang.

Una menatap miris itu semua, ia tahu saat ini suasananya sedang bulan madu tapi nggak gini juga keles. Batinnya nalangsa.

Pasti ada yang salah, yah seseorang pasti sudah menyabotase kopernya. Una sangat ingat ia membawa beberapa baju layak pakai yang sudah di siapkan sebelumnya. Lalu ulah siapa ini semua?

Pikirannya langsung tertuju pada Seje. Dialah tersangka utamanya, karena tidak ada yang menyentuh koper Una selain Seje.

"yaampun Una kamu belum pake baju juga hmmm"

Hampir saja jantung gadis itu copot mendengar suara Jeki yang muncul tiba-tiba. Una segera membereskan kopernya dan menutupnya rapat. Menoleh canggung ke arah suaminya sambil tersenyum kikuk.

"i..ini lagi mau pake baju kok"

"yaudah cepetan aku udah lapar unaaa"

"yaudah makan duluan aja, ngapain nungguin aku"

"nggak mau aku maunya makan sama kamu" rajuk Jeki manja, baru kali ini Una ingin muntah melihat jeki yang bersikap kekanakan seperti ini.

"iyah yaudah tunggu bawah sana, aku mau pake baju dulu"

"sini aku pakein biar cepet" Jeki hendak melangkah dari tempatnya, namun buru-buru Una mencegahnya

"STOP, I Don't need your help, OK"

"kenapa? sini aku yang pakein biar cepet"

"JEKIIIIIIIIIIIIII" teiak Una murka dan Jeki terbahak setelahnya, Pria itu memang paling suka menggoda istrinya.

"hahahaha, iyah-iyah aku turun, kamu cepetan"

"iyah bawel,"

"ini pasti ulah Seje, emang bener-bener tuh anak ya, gue suruh bantuin packing malah dia tuker semuanya sama jeroan sapi gini, liat aja gue bakal balas dendam nanti. Tunggu aja ya Je aughhh" Una menggeram kesal.

Tanpa Una ketahui, sebenarnya semua itu adalah ide suaminya, sedang Seje hanya bertindak sebagai perantara.

___oOo___

Una menghampiri jeki di ruang TV dengan makanan yang sudah berjajar rapi di meja. Pria itu memandang istrinya dari ujung kepala sampai kaki.

Hari ini Una selamat karena ia sempat membawa beberapa baju Jeki. Salah satunya yang kini ia pakai dan salah satu favoritenya. Hoodie hitam Jeki yang kebesaran mampu menutupi tubuhnya sampai sebatas paha. Setidaknya ini lebih baik dibanding una harus berkeliaran mengenkan bikini atau lingerie.

TRUE LOVE (Sequel Kawin Kontrak)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang