"Apa yang kau lakukan di sini?"
"Menjemputmu."
Jawaban yang sederhana, seolah semuanya masih sama.
"Aku tidak ingin kembali. Di sini... aku merasa nyaman."
Untuk pertama kalinya,aku memilih tempat yang tidak melibatkanmu.
"Lalu bagaimana denganku?"
Pertanyaan itu seharusnya tidak lagi berarti apa-apa.
"Masa bodoh denganmu."
Aku mengatakannya, meski ada sesuatu di dalam diriku yang bergetar saat itu juga.
Kau terdiam sesaat, lalu berkata, dengan nada yang tak mau kalah:
"Kalau begitu, aku juga tidak akan pulang. Aku akan tinggal di sini. Denganmu."
Dan di detik itu, semua pertahananku terasa goyah.
Berhenti... berhenti membujukku.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Historia CortaSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
