Chapter 26

2.3K 96 4
                                        

Semakin lama menggenggam nya
Semakin terasa menyakitkan
❣️❣️❣️

Anggara mengendarai mobil nya persis seperti orang yang sedang kesetanan.Ia berulang kali mendesah frustasi, fikiran nya saat ini tak karuan Lenata atau Helena.

"Bodoh lo Anggara!! Fikir'in Lenata!! Dia pacar lo brengsek!!" Umpat Anggara memaki diri nya sendiri.

Ia turun dari mobil nya dan berjalan masuk ke rumah hingga ia menghiraukan teriakan Olive yang memanggil nama nya.

Anggara membanting pintu kamar nya cukup keras hingga Olive tersentak kaget.

"Itu anak kenapa?" Batin Olive menatap pintu kamar Anggara.

Sedangkan Anggara sudah mengacak-acak rambut nya dan duduk di pinggir tempat tidur nya. Tangan nya terulur untuk meraih ponsel yang berada di atas nakas. Ia membuka aplikasi WhatsApp dan mencari nama kontak Lenata.

Ta! Sumpah dengerin penjelasan aku dulu!

Send


Anggara masih menatap room chat diri nya dengan Lenata. Berharap agar perempuan itu membalas pesan nya tapi nyata nya itu tak ada.Hingga ia berinisiatif untuk menelpon Cia.

Halo!

Halo! Ci, Lenata ada di rumah?

Ha? Lenata? Bukan nya sama lo kok malah nanya sama gua

Jadi Lenata nggak ada di rumah?! Dia pulang sendiri naik taxi

Kok bisa?? Lo nggak anterin dia gitu?! Cowok apa'an lo!

Ci, jangan marah-marah sama gua dulu!! Sekarang yang lebih penting Lenata kemana!!

Gimana gua nggak marah sama lo! Lenata bela-bela'in nggak sekolah dan titip absen buat bisa jenguk lo!! Sekarang lo malah nanya sama gua soal keberadaan Lenata! Gila lo! Bukan nya jaga'in Lenata!!

Gua minta maaf! Tadi di jalan gua sempet ribut sama dia dan setelah itu dia pergi tinggalin gua sendiri!

Baru juga pacaran udah ribut aja! Awas kalau ada apa-apa sama Lenata! Gua cincang lo ntar buat dijadi'in perkedel!

Terus Lenata dimana sekarang??

Gua nggak tahu! Gua coba telpon dia!

Lalu setelah Cia mematikan sambungan telepon, Anggara langsung berjalan ke arah balkon kamar nya. Ia merogoh saku celana nya dan mengeluarkan sebungkus rokok lengkap dengan pemantik api.

Asap putih mengepul memenuhi sekitaran balkon kamar Anggara. Anggara menghisap rokok itu dengan wajah yang terlihat frustasi. Hingga tiba-tiba ponsel nya berdering membuat ia buru-buru melihat nya.

Lenata:kita jaga jarak untuk sementara waktu ya,buat intropeksi diri masing-masing!

Aku nggak mau!! Kita omongin baik-baik, jangan kayak gini aku nggak suka!

Lenata: Kita cuma jaga jarak:)

Tetep aja aku nggak suka!! Besok kita harus selesa'in masalah kita!
Aku nggak mau tahu,ta

Read

Kamu dimana sekarang?
P
P
Lenata dimana kamu sekarang!!
LENATA! Jangan bikin aku khawatir

GaraNata (TAMAT) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang