Vote dan komennya di tunggu.
Pencet bintangnya.
Ada di pojok kiri bawah :))
_______________________
Tujuh menit yang lalu Yena telah pergi meninggalkan gedung Apartemen Jungkook.
Posisi Jungkook kini sedang berada di Lift, tadi ia menemani Yena di lobi sampai mobil taksi pesanan wanita itu datang.
Sampai di apartemennya, Jungkook langsung melangkahkan kaki ke kamar. Disana Hana sedang tidur dengan memeluk gulingnya.
Jungkook mendekat, tidak lupa menutup pintu terlebih dahulu dengan pelan. Jungkook menaiki ranjang sangat hati-hati sekali, di singkirkan guling yang mengganggunya. Diperhatikan Jungkook dari dekat wajah cantik yang sedang tertidur itu.
Indah.
Begitu barang kali di pikiran Jungkook saat melihat wajah Hana.
Dengan sangat pelan dan penuh kehati-hatian sekali Jungkook mencoba meraih tubuh mungil gadisnya, meletakkan tangan kirinya untuk jadi bantal tidur si gadis. Memeluk Hana seperti ini menjadi hal favorit Jungkook, lelah karena pekerjaan kantor pun telah hilang sudah.
"Mmhh.." Hana melenguh pelan diikuti kedipan mata lucu yang perlahan terbuka.
"Kenapa bangun?" Bisik Jungkook.
"Ahjussi sangat hangat ternyata." Hana balas memeluk Jungkook.
"Tidurlah lagi."
"Ahjussi jangan pergi, temani Hana"
"Hmm.. Tidak akan. Saya disini."
"Jangan seperti Mama." Lirih Hana sambil wajahnya disembunyikan pada ceruk leher Jungkook. Kemudian telinga Jungkook mendengar isakan kecil, tentu milik Hana.
"Heyy—" Jungkook mendorong bahu Hana pelan, terlihatlah wajah Hana yang kacau disana. Hati Jungkook ikut teriris. "—saya disini Hana, saya tidak akan kemana-mana." Katanya yakin sambil menatap mata Hana dalam sekali.
Melihat mata Jungkook yang tulus melihatnya seperti itu membuat Hana lega, Jungkook-nya tidak akan pergi meninggalkannya kan?
Jungkook menghapus jarak di antara mereka, nafas keduanya menggebu. Hana tahu Jungkook akan melakukan apa. Dengan terpaksa Hana memalingkan wajah menghindari Jungkook.
Alhasil hidung Jungkook tepat menabrak pipi mulus Hana.
Cup.
Jungkook mengecup pipi itu kemudian menarik Hana kepelukannya, mengerti jika gadisnya tidak siap jika dicium. Masih sama seperti yang lalu-lalu.
Malam itu terlewati begitu saja tanpa Jungkook bertanya lebih jauh sebab gadisnya menangis.
•••
Pagi tadi Jungkook terlambat berangkat ke kantor karena Hana. Gadis itu tidak ingin melepas pelukannya, Jungkook sangat senang sebenarnya. Jika saja laporan sialan dan rapat di kantor tidak begitu penting sekarang Jungkook pasti masih bisa memeluk Hana dengan manja.
Waktu makan siang di gunakan Jungkook untuk beristirahat sambil menunggu Hana di ruangannya. Iya benar, Hana tadi menelpon katanya ingin mengantar bekal makan siang.
Gadis manis itu tadi pagi manja sekali, membuat Jungkook berdebar dan senyuman tak luntur dari bibir seksinya.
Jungkook mendengar ketukan pintu, tak lama muncul Hana yang mengintip.
Mengintip dengan hanya memasukkan kepala. Melihat Jungkook disana tersenyum padanya dengan terburu-buru gadis itu membuka pintu tak lupa senyum cerah mengembang di bibirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
OM JEON [M] ✔
Fanfiction(Mature 21+) - [TAMAT] "Jeon, pria dewasa yang terjebak cinta pada si gadis kecil." ↪ Setting Place : Korea Selatan
![OM JEON [M] ✔](https://img.wattpad.com/cover/188026639-64-k641684.jpg)