\13\

14.1K 795 29
                                        

Pukul sembilan malam dengan hujan deras diluar sana membuat siapapun pasti akan memutuskan untuk menghangatkan diri dengan selimut atau menikmati secangkir teh hangat.

Jeon Jungkook,

Pria itu merasakan hawa sejuk di kamar gadisnya.

Hana yang tertidur di pelukannya semenjak dua jam yang lalu, masih dengan keadaan tanpa sehelai pakaian pun yang melapisi tubuh keduanya.

Jungkook masih terus memandang wajah Hana tanpa ada kata bosan. Dirinya sendiri juga bingung apa yang membuat dirinya menjadi secinta ini pada Hana.
Jungkook juga takut jika dirinya hanya terobsesi pada gadis Min ini.

Tapi tidak, tidak.
Jelas-jelas ini adalah perasaan cinta, bukan obsesi atau hanya perasaan suka semata.
Dirinya benar-benar sudah jatuh terlalu cinta pada Hana.

Jungkook masih mengingat kejadian tiga jam yang lalu, dimana dirinya hampir saja merusak gadis tercintanya.
Jungkook pasti akan sangat menyesal jika kejadian itu benar-benar terjadi, pasalnya Jungkook tidak ingin seperti hanya dirinya yang menginginkan gadis itu. Jungkook ingin dirinya dan Hana sama-sama mau dan ingin. Jungkook juga tidak tahu perihal Hana, apakah memiliki rasa padanya atau tidak? Gadis itu terlalu sulit untuk di tebak.

Yahh..
Karena Hana sekalipun tidak pernah membalas ucapan cintanya, Hana tidak pernah sekalipun mengatakan ia juga menginginkan Jungkook sebanyak Jungkook yang ingin jadikan gadis itu miliknya seutuhnya.
Terkadang Hana sangat manja, penuh perhatian, dan tidak ingin lepas darinya. Namun, sering juga gadis itu menjadi tak suka padanya.

Jungkook bingung sekaligus penasaran, sungguh!

••••••

Pukul sebelas Hana terbangun terkaget-kaget karena tidur tidak pakai baju, setelah lima menit tersadar baru ia mengingat jika tadi sore dirinya Jeon mesum Jungkook hampir melakukan hubungan seks, Ekhmm- dan jika di ingat Hana akan malu sendiri.
Dan pertanyaannya sekarang dimana Ahjussi mesum itu?

Perlahan gadis muda itu turun dari ranjang dan berlari-lari kecil ke kamar mandi, ia butuh penyegaran diri dengan mandi.

Hanya lima belas menit Hana sudah selesai dengan kegiatan mandinya, gadis itu sadar jika ini sudah kelewat malam jika harus berendam di air hangat seperti biasanya.

Setelah selesai berpakaian, Hana keluar kamar menuju lantai bawah tepatnya dapur.
Perutnya kelaparan minta di isi.

Di dapur cuma ada nasi putih, yang lain sepertinya sudah habis atau entahlah.
Hana juga kurang yakin apakah Papa nya sudah pulang atau belum.

Hana akhirnya memasak ramyun saja untuk mengganjal perutnya yang kelaparan, jika Yoongi tahu anaknya makan ramyun pasti sudah di ceramahi habis-habisan, Papa Yoongi 'sih tidak pernah melihat isi dapur makanya tidak tahu jika anak gadisnya menyimpan stok ramyun.

Tengah menikmati ramyunnya Hana kembali membayangkan kejadian tadi sore saat dirinya dan Jungkook hampir euhh.. Yah begitulah.
Gadis itu tidak tahu jika Jungkook sudah pulang melihat rumah besarnya kosong melompong begini.
Ahjumma juga pasti sudah tidur.

Selesai dengan ramyun Hana kembali ke kamar dan yah.. Tidur.
Badan gadis itu terasa pegal-pegal padahal hari ini tidak melakukan hal-hal yang berat.

Di lain tempat Jungkook menyetir dengan kecepatan sedang dengan pikiran yang tertuju pada satu nama, Kim Taehyung.
Pria itu akan ke rumah pria Kim itu untuk memastikan hal penting, masa bodoh dengan bertamu waktu tengah malam.

Sampai di rumah Kim Taehyung, Jungkook menggedor keras pintu putih itu tangannya tidak tinggal diam memencet bel berkali-kali. Tapi tidak ada respon dari pemilik rumah, Jungkook berasumsi jika Kim Taehyung belum pulang kerumahnya.

OM JEON [M] ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang