\46\

7.8K 622 156
                                        

Borahae💜
Sambil nunggu bangbangcon nih..

Borahae💜Sambil nunggu bangbangcon nih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



Happy reading!

•••

Setelan hitam yang di pakai Jungkook di pemakaman Yeri membuat banyak mata tertuju padanya hari ini. Sebagian besar mengucapkan turut berbela sungkawa, turut mendoakan mendiang 'istri'nya.

Rumah duka tidak pernah kosong pelayat, karangan bunga dari Kolega bisnis turut di berikan pada Jungkook.

Jimin muncul dengan setelan hitam yang rapi, duduk di samping Jungkook. Memperhatikan orang tua Yeri yang terus menangis di samping foto anaknya.

"Kau baik-baik saja?" Tanya Jimin.

Jungkook melirik sekilas, "Kau mungkin akan menganggap saya jahat, tapi-Saya tidak pernah merasa sebaik ini Hyung."

Pria bermarga Park itu sekilas tersenyum mendengarnya, Jimin tahu Jungkook tidak menyukai Yeri. Jimin juga tahu bagaimana kehidupan pernikahan mereka selama tiga bulan ini. "Kau harus berpura-pura sedih Jung, setidaknya di depan semua orang."

"Saya bukan orang yang seperti itu Hyung." Jawab Jungkook cepat. Jimin mencoba menyembunyikan senyumnya karena perkataan Jungkook, paham sekali dengan sikap Jungkook yang satu itu, "Berita portal di Korea kini di dominasi berita kematian Yeri, kalau kau mau tahu."

"Hhmm.." Jawab Jungkook seadanya, di ambilnya gelas Sloki dan menuangkan Soju di depannya, meminumnya dengan sekali teguk.

"Taehyung belum kesini ya?"

Pertanyaan Jimin membuat Jungkook turut bertanya-tanya juga, tumben sekali memang Taehyung belum muncul. Namjoon dan yang lainnya sudah datang tadi, hanya Taehyung yang belum.

Jungkook tidak mengharapkan datangnya pria itu, karena percuma saja. Jungkook tidak peduli dengan pemakaman ini.

"Belum." Jawab Jungkook. "Hyung, saya pulang dulu."

"Eoh? Kau pulang? Ya!!"

Langkah kaki Jungkook dengan mantap meninggalkan rumah duka, sampai panggilan dari Ibunya membuat langkahnya berhenti. Ibunya mendekat padanya, dengan wajah lembab menghampiri Jungkook.

Pipi kanan Jungkook memanas karena tamparan yang Ibunya berikan.

"Kau!"

Jungkook melihat jari telunjuk Ibunya yang di arahkan pada wajahnya.

"Kau mau kemana?!"

"Pulang."

"Jungkook! Istrimu baru saja meninggal, seharusnya kau-"

"Ibu saja yang mengurusnya. Yeri adalah wanita pilihan yang sangat Ibu sayangi, 'kan?"

"Jungkook-" Tenggorokan Ibu Jungkook terasa tercekat.

"Dan, lihat. Wanita pilihan Ibu mati sesudah bercinta dengan pria lain. Dia mati karena kesalahannya sendiri. Jadi- urusi saja sendiri wanita itu." Jungkook pun pergi meninggalkan Ibunya yang mematung disana.

•••

Lampu apartemen-yang kini sudah Jungkook tinggali lagi di bukanya. Jungkook menghirup dalam aroma apartemennya yang sedikit beraroma khas gadisnya. Jungkook tersenyum ketika mengingat momen dan kenangan manis apa saja disini bersama Hana.

Langkah kakinya terus terayun pada kamar satu-satunya disini. Di buka dengan pelan pintu putih itu dan Jungkook kembali tersenyum miris mengingat Hana, Jungkook berharap tadinya saat ia membuka pintu, Hana sudah menunggu tertidur di ranjangnya.

Ah, kenapa sangat menyakitkan untuknya?

Sejak kapan juga air matanya turun deras seperti ini?

Jungkook- dirinya benar-benar merindukan gadis Min itu.

Suara lututnya yang menghantam lantai terdengar begitu kuat. Jungkook sudah tidak tahan menopang tubuhnya sendiri, menekan dadanya yang terasa sesak tiap kali mencium aroma tubuh Hana disini.

"Saya merindukanmu." Lirihnya setengah berbisik, berharap Hana bisa mendengar. Berharap Hana datang memeluknya, mengatakan dirinya akan baik-baik saja. "Kau pasti juga merindukan saya, 'kan?" Sebelah tangannya menekan lantai karena sakit itu kian terasa nyata. "Iya, kau juga rindu saya, Hana. Astaga..."

Ponsel yang berada kantung Jasnya bergetar singkat, memecahkan kesedihan yang tengah di rasakan. Pesan dari Taehyung membuat nafas Jungkook tercekat selama beberapa detik,

Taehyung bodoh Kim
Harbord Village, 56, Toronto, ON, Kanada.



Tbc



Biar sedikit yang penting up lah ಥ‿ಥ
Aku ga ada nyimpan draft, dan ini sekali duduk doang trs up.

Appaga kalyan menunggu Hankook momen?
Bilang apa dulu tuh sama mamas Taehyung 😗

Bonus dari aquch,

Awokwowkwokk...




See you, 💜


With Luv,
iim:)

OM JEON [M] ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang