56. 20ribu Berharga

12.2K 523 55
                                        

[bagian baru]

🌸🌸🌸

Iluvia yang masih memakai kimono berwarna biru dongker itu mengacak-acak isi lemari bajunya, mencari baju yang cocok untuk ia pakai malam ini. Ia harus terlihat sempurna malam ini; mandi saja sampai 2 jam, belum lagi memilih baju ini sudah hampir 30 menit tetapi belum ada baju yang ia anggap cocok untuk dirinya berkencan nanti. Entahlah, ia harus minta saran kepada siapa.

Sementara lemarinya sudah amburadul beserta diatas kasurnya yang sudah terhampar banyak baju-baju, Iluvia menghela napas panjang lalu duduk dibibir kasurnya. Ia memasang wajah cemberut kemudian mengacak dengan frustasi handuk yang membungkus rambutnya.

"Baju gue gak ada yang genah!" pekiknya geram.

Pintu kamarnya terketuk berkali-kali, membuatnya ingin sekali melempar alarm yang ada dinakasnya kearah pintu itu, agar orang yang mengetuk memberhentikan kegiatan mengetuk-ngetuk pintu kamarnya itu.

Iluvia menarik napas, "Masuk." akhirnya ia berkata saat emosinya mulai meredam.

"Eh, Kak Ami,"

Setelah menutup pintunya kembali, Ami berjalan kearah Iluvia yang sedang duduk menghadap lemari baju yang sudah terlihat acak-acakan isinya.

"Lagi ngapain?" tanya Ami sambil menatap isi lemari dan baju-baju yang berserakan dikasur.

"Aku lagi kesel Kak, dari tadi nyari baju gak ada yang cocok." jawab Iluvia sambil mengerucutkan bibirnya.

"Nyari baju untuk apa?"

"Jalan sama Arkan, Kak."

Ami tersenyum, "Kalian pacaran?" tanyanya menggoda.

"Nggak, sahabatan aja." jawab Iluvia tersenyum paksa.

"Kak Ami udah bisa baca dari mata kalian, sama-sama ada rasa. Ngaku, hayo!" ujar Ami sambil terkekeh.

"Aku si iya, ada, tapi..." gumamnya penuh tanda tanya, "Sama-sama, Kak?" ucapnya dengan sangat amat penasaran.

Ami mengangguk yakin, "Mau aku bantu pilih baju? Oh lebih tepatnya, bantuin siapin semuanya! Pokoknya kamu keluar kamar udah cantik, mirip sama Ariana Grande."

Iluvia terkekeh, "Kak Ami gak keberatan nih bantuin aku?"

Ami menggelengkan kepalanya, "Nggak dong. Pokoknya malam ini kamu akan buat Arkan gak akan melirik cewek lain selain kamu, yakin sama aku!" ujar Ami memantapkan kata-katanya.

Iluvia tersenyum lebar, "Makasih Kak Ami!"

"Makasihnya belakangan aja, sekarang kita mulai dulu."

Ami mulai mengambil langkah, ia menelusuri seisi lemari Iluvia dan setelah beberapa menit menelusuri akhirnya ia mendapatkan sepasang baju, tas, serta sepatu yang cocok untuk Iluvia;

Ami mulai mengambil langkah, ia menelusuri seisi lemari Iluvia dan setelah beberapa menit menelusuri akhirnya ia mendapatkan sepasang baju, tas, serta sepatu yang cocok untuk Iluvia;

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku, Kau, dan Hujan. [COMEBACK FULL VERSION]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang