Apa benar dia bener bener kembali ?
Apa benar dia kembali?
"Siapa fis?" Tanya Irsyad penasaran kenapa Nafisah tiba tiba terdiam mematung seperti itu.
"Ah eng__enggak gak tau gak kenal , gak penting juga " Nafisah segera menutup telpon itu , bisa gawat kalau Irsyad curiga.
Irsyad hanya mengangguk angguk paham berusaha mengerti, "oh iya Lo belum jawab pertanyaan gue ?" Tanya Nafisah lagi.
"Yang mana?" Irsyad pura pura amnesia kayanya nih , pengen di siram pake kuah sayur kali ya.
Nafisah kembali duduk di samping Irsyad "kenapa waktu itu Lo langsung Nerima gue aja, gak ngeliat bibit bobotnya dulu?"
Irsyad terdiam sebentar " kalo itu... sebenernya aku udah tau aktivitas kamu apa? Kebiasaan kamu apa? Pergaulan kamu kaya gimana ! termasuk temen Kemen kamu aku udah tau " jujur Irsyad namun menimbulkan beribu ribu pertanyaan di kepala Nafisah.
Kalo kata film kartun mah ada tanda tanya yang melayang di atas kepalanya saat ini ," kok bisa ?"tanya Nafisah bingung.
"Ayah sudah menceritakan semuanya tentang kamu , aku juga sering nyelidikin kamu setiap kuliah ,kadang kamu bolos dan malah pergi party sama temen temen kamu , dan malamnya kalian sering ke club' , benar kan?"jawab Irsyad rinci membuat Nafisah terdiam dan mematung .
Jadi selama ini Irsyad udah tau banyak tentang gue , dia kan terlalu sholeh menurut gue tapi kok mau sama cewek brandal kayak gue?.
Ok, baiklah hari ini gue bakal tanya semua yang menjadi tanda tanya di kepala gue ," Lo tau gue kan cewek brandal , kenapa Lo gak cari yang lebih Solehah dari gue ?"
Irsyad tersenyum " kamu memang berandal , tapi kamu punya hati dan ketaatan sama orang tua kamu . Solehah itu tidak di cari Nafisah tapi di jadikan ! kenapa seseorang harus sibuk mencari bukan menjadi . Orang yang berandal dan nakal gak akan selamanya kaya gitu , semua ada masa dan fasenya ," Irsyad memegang pipi Nafisah dan mengelus rambutnya.
"Kita gak bisa menilai orang hanya dari penampilan dan prilakunya saja, bisa jadi orang yang pemabuk sekalipun memiliki jiwa baik hati dalam hatinya. Hidayah itu mahal Nafisah ! tapi terkadang kita harus berusaha mencari hidayah itu ! bukan hanya diam dan menunggu "
Nafisah meneteskan air matanya karena terharu dan sedih , satu sisi ia merasa beruntung memiliki Irsyad ,entah kenapa kata katanya mampu menenangkan jiwanya.
Namun jika di sisi lain Nafisah masih terlalu jauh untuk mendampingi seorang Irsyad . Dia merasa tidak pantas mendampingi Irsyad .
"Gue terlalu buruk untuk Lo syad ! gue masih terlalu jauh untuk dampingin Lo , gue ngerasa gue gak pan__
"Shuuutt" Irsyad menaruh telunjuknya di bibir Nafisah," jangan pernah bilang kalo kamu gak pantes buat aku ! Nafisah , kamu adalah istriku dan juga amanah dari Allah ."
"Jika Allah memberikan kamu untukku itu sudah menjadi kehendak-Nya. Kita tidak bisa menilai apakah pantas atau tidak ,Allah lebih tau mana yang terbaik untuk hamba Nya . Aku yakin setiap apapun yang Allah kehendaki itu pasti yang terbaik" Tutur Irsyad panjang , Nafisah merasa terenyuh mendengarnya .
Nafisah tersenyum . Dia sudah salah menilai Irsyad sebelumnya. Hari ini Irsyad membuktikan dia bisa menjadi suami yang baik dan selalu membahagiakannya . Hari ini Nafisah merasa Irsyad lah orang yang tepat untuknya , mungkin cuma butuh waktu untuk Nafisah menerima Irsyad seutuhnya .
KAMU SEDANG MEMBACA
Anta Habibi Ya Zawji
Teen Fiction⚠️AWAS BAPER⚠️ (DALAM REVISI) Faiha Hana Nafisah. Seorang gadis dengan kepribadian tomboy dan keras kepala. Nafisah pernah di khianati oleh laki-laki yang ia cintai, dari situ Nafisah menjadi gadis yang hilang respect soal percintaan, dia friendly...
