Jangan biarkan masalalumu merusak masa depanmu
Adnan Haidar Irsyad
........
Nafisah berjalan ke dapur, dan ke taman mencari suaminya , entah di mana, sejak tadi tidak terlihat batang hidungnya sekalipun, heran sekali Irsyad tiba tiba menghilang , apa dia melantur saat tidur? .
Ya Allah mas kamu di mana sih, Nafisah mencari ke seluruh penjuru rumah yang besar ini , tapi tidak menemukan Irsyad sama sekali , niatnya Nafisah ingin bercerita bahwa Doni sudah menikah , eh malah ngilang dah tuh anaknya.
Apa irsyad pergi ke rumah sakit?, Tapi snelli nya masih ada di lemari , jika iya juga stetoskop nya masih tersimpan rapi di meja kerjanya.
Perasaan gelisah dan takut mulai menyerang , tidak biasanya Nafisah merasakan hal se gelisah ini , Nafisah berjalan ke luar dan mendapati mang Ujang sedang minum kopi.
Nafisah menghampiri mang Ujang dengan tergesa gesa, "mang Ujang ,lihat Irsyad tidak?"tanya Nafisah dengan ekspresi khawatir , berharap mang Ujang segera memberitahukan nya.
"Tuan tadi sudah pergi sejak 30 menit yang lalu nyonya "jawab mang Ujang santai.
"Pergi kemana mang?"tanyanya lagi
"Kurang tau deh nyonya, tuan kelihatan frustasi gitu , rambutnya berantakan "ujarnya, Nafisah semakin cemas dengan keadaan suaminya, Irsyad benar benar sulit di tebak , entah apa yang terjadi padanya beberapa hari terakhir ini.
"Kenapa mang Ujang gak nyetir mobilnya?"
"Tadinya mau nyonya, tapi tuan melarang , saya takut soalnya tuan kelihatan sedang sangat marah "
Nafisah terlihat terkejut dengan penuturan mang Ujang, wajar saja , sebelumnya Irsyad tidak pernah bertingkah seperti ini , lalu sekarang !.
"
Yaudah deh mang Ujang , fisah masuk dulu " Nafisah kembali kerumah dengan perasaan terkecamuk, sedih,entah apalah itu.
Dia sendiri bingung dengan sikap suaminya akhir akhir ini , jika memang ada masalah , lantas apa masalahnya .
"Apa aku masih belum cukup untuk kamu jadikan tempat bersandar mas" Nafisah berkata pada dirinya sendiri , tetasan bening mulai membasahi pipinya lagi.
Nafisah berjalan gontai ke kamarnya, hatinya tak henti hentinya berzikir , dia takut terjadi sesuatu pada suaminya , entah di mana Irsyad sekarang , ya Allah lindungilah suami hamba.
_____
"Mas maaf ini sudah malam, kafe ini akan di tutup"ucap seseorang yang mencoba membangunkan Irsyad, tanpa sadar Irsyad sampai tertidur di sini , akibat terlalu kalut dalam dunianya .
Irsyad terbangun dan memijit pelipisnya yang terasa sangat pusing ," eh iya mas maaf" Irsyad segera beranjak pergi dari kafe , dia bingung dengan pikirannya sendiri.
Setelah keluar dari kafe , langit sudah berubah menjadi gelap, Irsyad melihat ke arah jam tangannya , waktu menunjukkan pukul 22:55 .
Astagfirullah ternyata Irsyad belum sholat magrib dan isya, dia segera mamasuki mobilnya , menuju masjid terdekat dari sini.
Masjid yang dituju sudah tiba, Irsyad memarkirkan mobilnya dengan rapi, dan segera turun dari mobil menuju masjid.
Irsyad mengambil wudhu terlebih dahulu , perasaanya sedikit tenang sekarang , Irsyad sholat di bagian shaf pertama , kerena masjid kosong di karenenakan sudah malam ,orang orang pasti sudah melakukan sholat sejak adzan isya berkumandang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Anta Habibi Ya Zawji
Teen Fiction⚠️AWAS BAPER⚠️ (DALAM REVISI) Faiha Hana Nafisah. Seorang gadis dengan kepribadian tomboy dan keras kepala. Nafisah pernah di khianati oleh laki-laki yang ia cintai, dari situ Nafisah menjadi gadis yang hilang respect soal percintaan, dia friendly...
