pertengkaran

852 54 2
                                        

Seperti biasa guys  ,, budayakan memberi vote buat si fhaj yahh ....

Happy reading....

======

Waktu sitirahat tiba , Nafisah ,Diana, Arum ,dan maira , seperti biasa tidak pernah absen dari kantin , maira yang sedang memesan makanan ke 3 temannya , tiba tiba datang Doni,Aldo,dan Roni , mereka menghampiri Nafisah dan kawan kawan , seraya bersalaman dengan Nafisah , bersalaman gaya anak gaul.

Kalian masih inget kan ketiga sejoli ini ,mereka sahabat sahabat Nafisah waktu SMA ,mereka ikut bergabung dengan Nafisah dan kawan kawan.

Doni duduk di depan Nafisah , Roni duduk di depan Diana, dan Aldo duduk di depan arum, tak lama maira datang membawa pesanan teman temannya.

"Kavret Lo anjirr semua, gue yang pesen makanan , kalian malah sibuk ngobrol di sini "ucapnya seraya menaruh gelas jus pesenam Nafisah dan sepiring spaghetti milik Diana.

"Lah punya gue mana mai?," Crocos Arum yang melihat pesanannya tidak ada di meja.

"Ambil sendiri sana , ah capek gue" maira malah segera duduk di di samping Arum.

"Jahat bet sih" Arum mengerucutkan bibirnya kecewa.

"Bebep Arum ,jangan sedih ,tenang Abang Aldo yang bakal ambilin pesanan bebep Arum " ucap Aldo dengan nada yang di manja manjakan

"Idihh najiss" timpal Diana

"Emmm kalo bebep Diana , mau Abang Roni suapin enggak?" Tanya Roni kali ini dengan nada yang di manja manjakan.

Diana sampai terkejut dengan penuturan Roni ,pipinya sampai merah akibat malu " emm boleh deh " ucap Diana malu malu

"Asikkk , sini babang suapin yah , aaaaa" Roni menyuapi Diana dengan spaghetti nya, dia menerima suapan dari Roni , seketika cewek cewek alay menjerit .

Nafisah paling tidak suka mendengar jeritan jeritan alay itu " paan sih ah , bucin "grutunya, semua mata tertuju padanya.

"Bilang aja Lo sirik kan , dia gak ada di sini " ujar maira ,sambil menatapnya dengan selidik .

"Paan sih basi"

"Eh fis, kayanya Lo sekarang udah gak pernah gabung lagi sama kita " ucap Aldo

"Bener tuh do, sombong Lo fis sekarang " Roni menimpali.

"Loh kok nyalahin gue, kakaknya juga jarang nongol ke kantin akhir akhir ini ," Nafisah tak terima jika harus di permasalahkan seperti ini.

"Eh udah deh kok malah pada berantem ,  bebep Aldo ,katanya mau ngambilin pesenam Arum"rengeknya, Aldo sampai lupa tadi dia mau ngambilin pesenam Arum.

"Eh iya lupa, maaf yah" Aldo berdiri dari duduknya menuju ibu kantin dan mengambilkan pesanan Arum.

Irsyad baru saja kembali dari perpustakaan mengambil beberapa buku untuk ia pelajari ulang , setelah dia memberikan laporan pada pak Agus , Irsyad pergi ke perpustakaan mencari buku yang akan ia pelajari ulang nanti di rumah .

Kebiasaan Irsyad memang seperti itu , dia tidak pernah lalai dari pekerjaannya, apalagi masalah pasien , dia terlalu takut jika memberi penanganan yang salah nantinya, itu sebabnya Irsyad tak henti hentinya untuk mempelajari ulang pelajaran pelajaran yang memang sudah berkali kali ia pelajari.

Setelah mendapat buku yang di dapat Irsyad berniat untuk pergi ke kantin, pagi tadi dia tidak sarapan , karena nafsu makannya tiba tiba hilang.

Roni yang sudah mengambilkan pesanan Arum dan menaruhnya di atas meja , Arum memesan semangkuk bakso dan es teh manis sebagai minumannya .

Anta Habibi Ya ZawjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang