Gerah

563 40 3
                                        


Tidak semua orang bisa mengerti diam mu!
Bicaralah! Agar tidak ada kesalah fahaman
______________

Faiha Hana Nafisah

________

"Yang, udah belajar?" Tanya Irsyad saat baru saja masuk ke dalam kamar melihat Nafisah sedang berkutat dengan ponselnya di atas kasur.

"Belum, nanti sebentar lagi"

"Nanti keburu malem sayang. Kamu gak boleh bergadang" titah Irsyad mencoba membujuk Nafisah.

Nafisah mendongakkan kepalanya menatap Irsyad malas," iya iya"

"Nah gitu dong" ucap Irsyad seraya mengacak acak rambut Nafisah yang tergerai indah.

"Ih kebiasaan" protes nafisah.

Nafisah beranjak dan mencari bukunya yang akan dia pelajari malam ini.

Setelah mengambil buku dan laptopnya, Nafisah duduk di samping Irsyad .

Nafisah menatap perutnya serta mengelusnya lembut." Yang,kok perutnya belum kelihatan yah"

Irsyad tersenyum mendengar ucapan Nafisah. Irsyad menatap perut Nafisah serta mengelusnya juga." Belum dong sayang, kan baru jalan dua bulan, jadi kandungan kamu masih sangat kecil"

"Nanti kalau sudah besar aku masih bisa kuliah, kan?"

Irsyad tersenyum dan menarik Nafisah dalam dekapannya." Aku sih boleh boleh aja, selama itu gak menyulitkan kamu dan membuat kamu nyaman aku akan terus mendukung kamu"

Nafisah tersenyum dan menatap Irsyad lekat.

Cup

Dengan gerakan cepat Nafisah mencium singkat pipi Irsyad." Makasih sayang"

"Satu lagi enggak nih?" Tanya Irsyad sambil memegang pipinya yang satu lagi.

"Mau?" Tanya Nafisah

"Mau banget"

Nafisah terkekeh mendengar jawaban Irsyad. Nafisah menangkupkan tangannya pada wajah Irsyad.

Cup

Cup

Nafisah mencium pipi Irsyad yang kedua, dan terakhir pada bibirnya singkat.

"Bonus" ucap Nafisah setelah mencium bibirnya Irsyad. Kemudian keduanya tertawa bersamaan.

"Udah ah, aku mau belajar" ucap Nafisah dan mengambil bukunya.

"Kalau ada yang bingung tanya aku aja"

"Siap pak dokter" jawab Nafisah seraya memberikan gerakan hormat.

"Oya, Hape kamu mana? Aku pinjem "

"Hape kamu mana?"

"Lagi di cas"

"Ouhh, tuh ambil di atas nakas" ucap Nafisah sambil menunjuk ponselnya yang berada di atas nakas.

Anta Habibi Ya ZawjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang