hampir!!!

923 64 8
                                        

Satu Minggu setelah wisudanya Irsyad , Nafisah jarang sekali memiliki waktu bersama dengan suaminya .

Karena Irsyad sendiri harus sibuk dengan pekerjaannya, Irsyad sering sekali pergi dinas ke rumah sakit dan sering sekali pulang larut malam .

Seperti biasa Nafisah akan menyiapkan pakaian Irsyad di setiap paginya ,seperti menyiapkan snelli putih yang ber name tag .Dr.A.Haidar Irsyad ,juga stetoskop miliknya.

Meski Irsyad belum sepenuhnya boleh praktek di lingkungan sebagai seorang dokter , walaupun dia sudah mendapat gelar dokter , Irsyad masih harus menjalani masa internship selama satu tahun , dan dia masih praktek kerja untuk mendapatkan STR paten.

STR (surat tanda registrasi) yang di terbitkan oleh konsili kedokteran Indonesia.

"Mas snelli kamu udah aku siapin di atas kasur , kalau sudah rapih langsung ke bawah yah sarapan " ucap Nafisah dengan suara agak berteriak karena Irsyad sedang di kamar mandi , takutnya tidak kedengaran.

"Iya ,makasih sayang " jawabnya di balik pintu.

"Aku tunggu di bawah yah"

"Iya"

Nafisah segera keluar dari kamarnya dan turun ke bawah , menyiapkan untuk sarapan paginya bersama dengan Irsyad.

Setelah beberapa menit akhirnya sarapan sudah siap di atas meja, tak lama Irsyad turun ke bawah untuk sarapan.

Irsyad berjalan menghampiri Nafisah yang sudah duduk di meja makan tengah menunggunya .

Cupp

"Pagi sayang " ucapnya setelah mencium singkat kening Nafisah .

"Pagi juga " jawab Nafisah seraya menunjukan senyumnya.

Tak mau basa basi Irsyad langsung saja menarik kursi di samping nafisah ,dan segera duduk sarapan bersama dengan istrinya.

"Maaf yah gak bisa antar kamu kuliah pagi ini " ucap Irsyad seraya menyendokan nasi kedalam mulutnya.

"Yaahhh tadinya aku mau sama kamu mas, tapi gak papa deh kalau kamu sibuk, aku ngerti kok" ujar Nafisah sedikit frustasi.

"Yaudah aku anter" ucap Irsyad tiba tiba.

"Gak usah mas, aku bisa sama Diana kok" tolaknya , Nafisah tidak mau jika harus merepotkan suaminya.

"Gak papa aku anterin "

"Serius gak papa ?"

"Iya sayang, apa sih yang enggak buat kamu "

"Jangan lebay "

"Hahaha"

"Jangan genit genit sama dokter dokter cantik di sana " ucap Nafisah tiba tiba.

Uhuk uhuk uhuk ...

Irsyad yang sedang mengunyah tiba tiba tersedak saat mendengar penuturan Nafisah .

"Astagfirullah mas , pelan pelan makannya " Nafisah mengambilkan segelas air putih untuk suaminya.

"Makasih" ucap Irsyad setelah mengambil gelas yang di berikan oleh Nafisah.

"Kamu kenapa sih ?" Tanya Nafisah heran .

"Aku kaget aja denger kamu ngomong kayak tadi " jujur Irsyad , Nafisah mengkerut kan keningnya bingung , bukankah itu hal yang wajar.

"Kok kaget sih ?"

"Ya aku kaget lah, seorang Nafisah yang cueknya minta ampun, yang juteknya kebangetan , yang gengsinya ketinggian ,yang___

"Hmmm bagus, sebutin aja sebutin semua kejelekan aku " cibirnya kesal .

Anta Habibi Ya ZawjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang