anak sultan

543 54 2
                                        


Assalamualaikum semuanya....
Alhamdulillah aku udah update lagi dan gak ada halangan hehe...

Cuma mau ngingetin Jan lupa vote nya hehe...

Semoga makin suka..

Happy reading....

_______

Malam hari yang cukup dingin begitu terasa menerpa kulit, karena malam ini hujan cukup deras mengguyur kota.

Nafisah tengah terduduk manis di depan meja rias sambil menyisir rambut panjangnya setelah memakai skincare nya.

Cklek ...

Pintu kamar mandi terbuka menampilkan sosok Irsyad di sana yang baru saja mengganti baju nya.

Nafisah memandang Irsyad sambil tersenyum melalui cermin. Irsyad mengenakan baju tidur couple dengan Nafisah.

Irsyad berjalan mendekati Nafisah yang masih duduk manis di depan meja rias.

Irsyad menatap Nafisah melalui cermin dan memeluk Nafisah dari belakang.

Cuupp ...

Irsyad mencium pipi Nafisah sambil memeluknya dari belakang." Makin cantik aja "

Pipi Nafisah merah seketika saat Irsyad terucap demikian."apaan sih lebay"

"Aku serius sayang " ucap Irsyad meyakinkan Nafisah . Boleh di akui, aura Nafisah terlihat lebih cantik dua kali lipat saat sedang mengandung.

"Mungkin ini aura yang di kasih sama bayinya "

"Sepertinya begitu"

"Kok Dady nya malah makin jelek yah" ejek Nafisah sambil memandang Irsyad.

Irsyad tertawa dan mencubit hidung mancung Nafisah" ngeledek yah "

"Ihhh yang sakit" protes Nafisah menjauhkan tangan Irsyad dari hidungnya.

"Sayang, lihat deh masa Momy kamu ngeledek Dady sih " ucap Irsyad manja sambil mengelus perut Nafisah.

"Biarin aja , Dady kan jelek" jawab Nafisah menirukan suara anak kecil.

"Kalau jelek kok Momy kamu cinta sama Dady sih?"

"Karena Momy sayang sama Dady melebihi sayang Momy sama dirinya sendiri"

"Hmmm ... Tapi Dady juga sayang sama Momy lebih dari diri Dady sendiri" jawab Irsyad seraya menunjukkan senyum manisnya.

Nafisah ikut tersenyum saat melihat senyuman itu. Senyuman yang selalu membuat hati Nafisah luluh saat melihatnya.

Irsyad melepaskan pelukannya dan berlutut di dekat Nafisah. Nafisah menghadapkan badannya pada Irsyad.

Irsyad menangkupkan kedua tangannya di pipi Nafisah." Kamu selalu bisa buat aku jatuh cinta setiap hari Fis"

"Kamu selalu bisa buat aku takut kehilangan Mas!" Jawab Nafisah tak menghilangkan pandangannya dari pandangan Irsyad.

Cuppp ....

Irsyad mencium kening Nafisah cukup lama. Irsyad memandang Nafisah lekat dan mendekatkan wajahnya pada wajah Nafisah.

Nafisah menutup matanya saat wajah Irsyad semakin dekat dengannya.

Cuupp ...

Irsyad mencium lama bibir Nafisah. Setelah beberapa menit Irsyad menghentikan ciumannya dan menatap lekat wajah Nafisah.

Irsyad tersenyum dan beranjak dari posisinya. Irsyad menggendong Nafisah ala bridal style menidurkannya di ranjang.

*****

Anta Habibi Ya ZawjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang