Jangan lupa kasih vote nya man teman :)
=====
Setelah Sherin pergi , Nafisah memutuskan untuk menyusul suaminya ke kamar, sesibuk apa sih Irsyad sampai tidak keluar keluar kamar, padahal sedang tidak ada tugas di rumah sakit 2 hari yang lalu ,karena meminta salah satu temannya untuk menggantikan tugasnya 2 hari yang lalu , bilangnya sih mau manjain istri , prett....
Cklek
Nafisah masuk ke dalam kamar ,melihat suaminya yang ternyata sedang memainkan ponselnya di kamar , ck bohong aja, katanya mau nyelesain tugas, gak taunya main hp cih.
Nafisah berjalan menghampiri suaminya ,ia menyunggingkan senyum untuk mengerjai suaminya .
"AAAAA MAS GAWAT MAS GAWAT" teriak Nafisah dengan kepanikannya , Irsyad sampai terperanjat kaget ,dan langsung bangun dari rebahan nya.
"Apanya yang gawat fis?" Tanya Irsyad panik
"Gawat mas !" Irsyad semakin di buat bingung , apa coba yang gawat
"Semut ke injek mas" ucap Nafisah polos
Irsyad seketika menjatuhkan rahangnya ,tatapannya kosong , ck dikira apaan ternya semut ke injek astagfirullah , untung sayang :^ batin Irsyad menggerutu.
"Enggak kuman sekalian kamu injek"celoteh Irsyad kesel.
"Kuman mah gak kelihatan kalo ke injek ,"
"Astagfirullah Nafisah "Irsyad menepuk jidatnya pelan , Nafisah menahan senyum untuk tidak tertawa , ekspresi irsyad tadi benar benar membuatnya ingin tertawa lepas.
"Kenapa mas" tanya Nafisah sok polos, dengan ekspresi wajah yang datar
"Enggak " Irsyad otw kasur lagi melanjutkan main hp nya , nafisah berdecak kesal , dan merebut ponsel Irsyad .
"Lebih penting hp yah , daripada istrinya "grutu nya
"Apaan sih fis , balikin enggak "ck kok malah dia yang marah sih , ini sebenarnya siapa yang salah sih :^
"Lagian kamunya gitu"Nafisah masih tidak memberikan ponsel itu pada suaminya
"Apanya?"
"Kamu bilang mau ngerjain tugas, gak taunya main hp disini ,"
"Tugasnya udah selesai ,jadi aku main hp "Irsyad juga masih tidak mau mengalah, sama sama keras kepala nih jadinya .
"Terus akunya di anggurin gitu?"
"Astagfirullah Nafisah, mau kamu apa sih "
"Aku mau kamu perhatiin aku, bukan hp nya "
"Kok jadi pesesiv gitu, emang setiap waktu harus banget yah, aku merhatiin kamu " nada bicara Irsyad mulai meninggi ,
Nafisah mendelik kesal , dan membanting ponsel Irsyad sampai hancur tak tersisa , nafasnya terasa berhenti seketika"kok kamu jadi marah gitu, aku cuma minta perhatian kamu mas, kamu kenapa sih , akhir akhir tiba tiba tiba berubah "
"Berubah apanya?, Kamu nya aja yang terlalu lebay " Irsyad juga merasa kesal saat ponselnya telah di banting Nafisah .
Nafisah menelan selivanya ,lidahnya seakan tercekat tak bisa berbicara apa apa lagi , hatinya terasa tergores , air mata yang dari tadi di tahan kini telah mengalir di pipinya tanpa permisi , Nafisah pergi meninggalkan Irsyad tanpa sepatah kata , ponsel yang tadi ia banting ,Nafisah tendang sampai ke ujung kemari.
Brukk
Nafisah pergi dengan membanting pintu begitu keras , rasanya dia benci, benci sama suaminya , Irsyad telah menghancurkan kepercayaan nya , dia kira Irsyad tidak akan pernah seperti itu , apalagi sampai membentaknya hanya masalah ponsel , memangnya berapa harga ponsel , Irsyad bahkan mampu membeli beserta toko tokonya jika ia mau, lantas apa alasannya jika sampai membentak istri hanya karena ponsel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Anta Habibi Ya Zawji
Teen Fiction⚠️AWAS BAPER⚠️ (DALAM REVISI) Faiha Hana Nafisah. Seorang gadis dengan kepribadian tomboy dan keras kepala. Nafisah pernah di khianati oleh laki-laki yang ia cintai, dari situ Nafisah menjadi gadis yang hilang respect soal percintaan, dia friendly...
