PART 10

901 40 0
                                        

Sorry... Typo banyak!!!

Happy Reading!!!
========================

“Who is he?” ~Rain

°°°°°°°°°°°°

Rain termenung di kamarnya. Pandangannya kosong dan pikirannya berkelana kemana-mana. Kebenaran mengenai mamanya yang masih hidup membuatnya bahagia dan rindu ingin sekali bertemu, namun di sisi lain ia juga takut dan khawatir mengenai kondisi sang mama yang masih koma.

'ma... Aina kangen banget sama mama.' batin Rain bersamaan dengan air mata yang menetes dari matanya.

Ceklek

Pintu kamar Rain terbuka dan menampilkan Glen dengan rambut acak-acakan dan wajah bantalnya. Cowok itu melangkah gontai mendekati Rain yang berada di kasur. Mengetahui Glen mendekatinya, rain langsung menghapus air matanya.

"Ada apa Glen?"

Cowok itu hanya diam dan mulai merebahkan tubuhnya di kasur dengan paha Rain sebagai bantalan.

"Ada apa hemm??" Tanya Rain lembut sambil mengusap rambut hitam Glen.

"Gapapa." Lirih Glen sebelum menenggelamkan wajahnya di perut Rain.

"Lo gak bisa bohong sama gue, Glen. Ada masalah apa?" Rain terus mengelus rambut Glen sayang. Dia tau cowok dipangkuannya ini sedang dalam masalah.

"Huffttt...." Glen menghembuskan nafas kasar kemudian mendongakkan kepalanya menatap Rain.

"Bokap mau nikah lagi."

"Lalu??? Apa masalahnya???" Rain menaikan alisnya menatap Glen.

"Ck gue gak terima dia nikah lagi..."

"Kenapa? Lo takut dia makin mengabaikan Lo gitu?" Glen diam menatap Rain.

"Ayolah Glen.... Coba berdamai dengan masa lalu Lo... Lo gak mungkin terus benci sama bokap lo, pasti masih ada kasih sayang di hati Lo untuk bokap Lo itu." Ucap Rain lembut.

'ck Rain! Lo nasehatin Glen untuk damai sama masa lalu... Tapi Lo sendiri gak bisa damai sama masa lalu lo.' batin Rain miris.

"Aaaaaaaa pusing gue... Bodo amat lah, bokap nikah atau kagak..." Dumel Glen sebelum kembali menenggelamkan wajahnya di perut Rain.

"Serah lu." Rain meraih ponselnya dan fokus memainkan game online.

Terjadi keheningan diantara keduanya, Glen yang sibuk menenggelamkan wajahnya di perut Rain dan memeluk pinggang rain erat, serta Rain yang asyik dengan game nya.

"Oh ya Rain..."

"apa?" Sahut Rain tanpa menoleh kearah Glen.

"Tadi Lo kemana?"

"Ketemu ayah." Jawab Rain tanpa sadar.

"Oh ketemu bokap Lo, kenapa? Meminta Lo pulang?"

"Eh..." Rain yang baru menyadari  apa yang ia katakan mengutuk mulutnya yang tak bisa dikontrol. Pasalnya diantara Black golden tak ada yang mengetahui mengenai keluarga Rain, kecuali Zach.

RAINA (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang