09 - Yangyang Marah

20.3K 4.2K 1.5K
                                        

Malamnya Lala makan bersama dengan para anggota WayV kecuali Winwin, ntah kenapa hari itu Winwin tidak kunjung keluar dari kamarnya.

Kun sangat mengkhawatirkan adiknya itu, dia takut Winwin melakukan hal yang dapat melukai dirinya karena masih menyimpan dendam kepada Ten setelah baku hantam kemarin.

"Gua ajak Winwin dulu." Kata Ten yang bangkit dari posisi duduknya.

"Eh jangan, biar gua aja." Kun mencegah Ten dan menyuruhnya duduk kembali.

Lala hanya menatap mereka berdua bergantian. "Winwin kemana?" Tanya nya yang sudah lumayan lancar berbicara.

"Ada kok di kamar, ayo Lala makan dulu aja." Ucap Lucas sambil memberikan sepiring nasi kepada Lala.

Hendery yang duduk dihadapannya menatap malas ke arah gadis itu. "Sejak kapan kucing makan pake piring?" Ledek Hendery dan membuat Lala menoleh ke arahnya.

"Kata Lucas, aku bukan kucing." Bantah Lala masih dengan nada polosnya.

"Oh iya, Lo siluman." Lagi-lagi Hendery meledeknya.

"Lo itu apa?" Pertanyaan Lala membuat Xiaojun menahan tawanya.

"Hah?" Sedangkan Hendery tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan Lala itu.

"Lo artinya kamu." Jelas Yangyang sambil masih fokus melahap makanan nya.

"Ohh jadi kalau ke Hendery panggilnya Lo ya bukan kamu?" Kali ini Lala bertanya kepada Yangyang.

"Terserah mau kamu atau Lo, yang penting jangan manggil sayang." Canda nya hingga membuat Xiaojun tidak bisa menahan tawa lagi.

"Sayang kan panggilan aku ke Yangyang."

Perkataan Lala berhasil membuat kelima pemuda yang ada di meja makan itu tersentak kaget.

"YANG! LO AJARIN APA KE LALA?!" Teriak Ten sambil berdiri dan menggebrak meja.

"Ohok ohok!" Xiaojun seperti sedang sekarat karena tersedak nasi.

"Gua gak ikutan ya lur." Lucas mengangkat kedua tangannya.

Lala tertawa kencang melihat reaksi mereka. "Hai sayang." Kata Lala sambil melambaikan tangannya kepada Yangyang.

"La! Jangan gitu!" Yangyang membentak Lala dan mengeluarkan wajah marah nya.

Seketika itu juga suasana berubah menjadi lebih menegangkan. Raut bahagia Lala hilang dan tergantikan dengan ekspresi takutnya.

Yangyang tampak masih marah dan memutuskan untuk pergi ke lantai dua.

Xiaojun yang baru saja selesai meminum satu gelas air hanya menatap bingung ke arah mereka.

"Kok pada diem?" Tanya nya sambil masih memegang gelas.

"Lala... jahat?" Bisik Lala yang kini menundukkan kepalanya.

"Enggak La, tapi nanti jangan diulangi lagi ya." Hibur Lucas sambil mengelus-elus puncak kepala Lala.

"Rame juga ya liat orang gelut." Hendery mengompori.

"Tenang La, gege hibur dulu Yangyang nya ya." Ten pun pergi menyusul Yangyang. Akhirnya hanya tersisa empat orang di meja makan.

Lucas menatap khawatir ke arah Lala. Gadis itu terus murung dan hanya memainkan sendok yang berada di genggaman tangannya.

Tidak ada sesuap nasi pun yang masuk ke dalam mulut Lala, begitupun dengan Lucas yang kini malah sibuk menatap kearah gadis itu.

Xiaojun berusaha tidak peduli, namun berkali-kali pandangannya terhenti ke gadis yang sedang murung tersebut.

Ada rasa ingin menghibur Lala di dalam diri Xiaojun, tapi ego nya terlalu tinggi untuk melakukan hal itu. Dia memilih untuk menunggu Lucas menghibur Lala karena dia yakin Lucas pasti berpikiran hal yang sama dengannya.









Pretty Cat | WAYV✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang