31 - Penjelasan Xiaojun

11.9K 2.6K 410
                                        

Setelah berpisah dengan Lala, kini Xiaojun melangkahkan kakinya ke rumah sakit tempat Lucas dirawat.

Di koridor menuju kamar Lucas, kelima temannya sedang berdiri disana dan seperti menunggu kedatangan Xiaojun.

Karena saat dirinya datang, Yangyang langsung menepuk-nepuk bahu Winwin sambil menunjuk ke arahnya.

Kun segera merangkul Xiaojun dan membawanya ke tengah-tengah anggota WayV yang lain.

Wajah mereka semua tampak sangat serius. Xiaojun menyadari bahwa dirinya akan segera diintrogasi.

"Jawab sejujur-jujurnya!" Bentak Kun galak.

Xiaojun masih berusaha tenang dan mengatur nafasnya.

"Lo yang lapor ke manager kan?" Tanpa basa-basi lagi, Xiaojun pun mengangguk.

"BANGSAT!" Winwin tidak bisa menahan umpatannya. Yangyang menahan badan kakaknya itu karena takut akan ada pukulan yang diberikannya kepada Xiaojun.

Ten menatap tak percaya, begitupun dengan Hendery.

Suasana menjadi lebih menegangkan ketika Xiaojun mulai menceritakan kepergian Lala dari rumah.

Winwin semakin marah dan berusaha melepaskan diri dari pelukan Yangyang.

"APA MAKSUD LO NGUSIR LALA DARI RUMAH?!" Bentaknya dengan suara yang sangat kencang.

"Win, jangan teriak-teriak." Suruh Ten sambil menyimpan jari telunjuk di depan bibir.

"Gua punya alasan ngelakuin hal itu." Xiaojun pun mulai menjelaskannya kepada mereka.

"Kalau Lala gak pergi, besok manager pasti balikin dia ke pet shop. Artinya Lala bakal dikurung lagi, kalian ingetkan Lala pernah bilang kalau dia tuh gak suka dikurung? Makanya gua nyuruh Lala buat pergi sekarang dan kembali ke rumah pas keadaan mulai membaik."

Baru Hendery yang bisa menerima niat Xiaojun tersebut, Kun dan Ten masih ragu, sedangkan Winwin dan Yangyang tampak tidak setuju.

"LO GAK MIKIRIN DIA KALAU BERUBAH JADI MANUSIA! BISA-BISA DIA MATI KELAPARAN DILUAR SANA!" Winwin masih berteriak dan membuat Ten agak kesal.

"Seharusnya dari awal gege gak usah bilang ke manager, pasti gak akan jadi kaya gini dan Lala gak harus pergi dari rumah." Yangyang membantah dengan cara yang lebih tenang.

"Gua setuju sama Yangyang. Ini semua salah Lo." Tuduh Ten langsung.

"Gua tau itu salah." Xiaojun mengaku.

"YA TERUS NGAPA LO LAKUIN?!" Wajah Winwin semakin memerah.

"Karena gua sayang sama Lala!" Xiaojun akhirnya membentak balik Winwin.

"Gua gak mau gadis itu kehabisan nyawa karena terus-terusan selamatin kalian!" Kali ini Xiaojun lah yang tampak marah. Bahkan nafasnya pun memburu.

"Tapi gak gini caranya ge." Yangyang memasang raut sedihnya.

"Gimanapun juga Lala itu seekor kucing, dia punya indra yang lebih peka daripada manusia. Jadi dia tau isi hati kita semua dan dia selalu ngegunain itu buat lindungin kita." Jelas Xiaojun sambil berusaha menenangkan dirinya sendiri.

"Gua ngeliatnya bukan sebagai kelebihan tapi justru kekurangannya. Lala itu gadis yang peduli, dia gak bisa cuek waktu ngerasa ada bahaya yang bakal datang."

Amarah Winwin mulai mereda, Yangyang pun kini menjadi terdiam.

Tiba-tiba Kun memeluk erat tubuh Xiaojun dan menepuk-nepuk pelan punggungnya.

"Gua gak ngira Lo bisa kenal Lala sampai serinci itu." Ucapnya di telinga Xiaojun.

Keempat pemuda mengangguk setuju dengan ucapan Kun tersebut.

"Gua juga minta maaf ge, gua terlalu sayang sama Lala."

"Gak gua maafin." Bukan Kun yang berkata seperti itu, tapi Hendery lah yang mengatakannya.

Kun melepaskan pelukannya dari Xiaojun lalu menatap bingung ke arah Hendery. Ten, Winwin, dan Yangyang pun melakukan hal sama.

"Sekarang gua ngerasa khawatir banget sama tu cewek, semuanya gara-gara malam itu Xiaojun nyuruh gua nyusulin dia."

"Yaah! Saingan Yangyang nambah dong!" Yangyang menaruh kedua tangannya di kepala.









Beberapa minggu kemudian tidak ada yang tau dimana Louis alias Lala kini berada.

Handphone yang dibelikan Lucas tergeletak begitu saja di depan pintu rumah, sepertinya Lala sengaja meninggalkan benda itu karena tidak bisa membawanya saat wujudnya berubah menjadi seekor kucing.

Bulan Maret, WayV dijadwalkan terbang ke Korea untuk rekaman MV baru mereka. Tentu saja Bella ikut serta dalam penerbangan, mereka juga ingin membawa Louis namun kucing itu belum juga menampakkan dirinya.

Selama penerbangan, pikiran ketujuh pemuda tersebut penuh dengan Louis. Kata Xiaojun, Louis berada tak jauh dari rumah WayV. Tapi kenapa dia tidak juga muncul?

"Hubungan Lo gimana kabarnya der?" Tanya Lucas yang kebetulan duduk bersebelahan dengan Hendery.

"Gua putusin dia sebulan yang lalu." Jawab Hendery tanpa menoleh ke arah Lucas.

Lucas pun melebarkan matanya dan merasa sangat terkejut. "Asli?!"

"Iya, asli."

"Waw, gua gak nyangka Lo bisa mutusin dia. Padahal keliatannya Lo yang lebih bucin." Ledek Lucas.

Tiba-tiba saja senyuman muncul di wajah Hendery. "Itu semua gegara si kucing garong."

"Hah? Lala?" Lucas menebak.

"Louis." Hendery membenarkan tebakan Lucas tersebut.

"Sama aja. Louis itu Lala, Lala itu Louis."

Hendery hanya tersenyum penuh arti dan membuat Lucas bergidik ngeri.

"Kalau berita kencan Lo sama Yuqi itu gimana kelanjutannya?" Kali ini Hendery yang bertanya.

"Gua udah bikin klarifikasi secara mandiri lewat Instagram, dan banyak fans yang ngebela gua." Jawabnya dengan percaya diri.

"Baguslah."

Mereka pun terdiam, tapi sedetik kemudian Lucas menyadari sesuatu.

"Xiaojun bilang Lala bakal kembali kalau keadaannya udah baik-baik aja kan?"

Hendery mengangguk dan matanya perlahan ikut melebar. "Bener!"









Toktoktok!

"Kun."

Toktok!

"Ten!"

Toktoktoktok!

"Yangyaaanggg!"

TOKTOKTOK!

"Winwin! Hendery! Xiaojun!"

Toktoktoktoktoktoktoktoktoktok!!!

"PADA KEMANA SIH?!"









Pretty Cat | WAYV✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang