Kalau ada typo harap maklum!
Happu reading!
.
.
.
.
.
Brak!
Aldo dan Tasya tersentak kaget kala seseorang mengebrak meja dengan sangat keras. Wajah gadis itu sekarang merah padan menahan amarah. Ia menatap tajam Tasya.
"Lo lagi, lo lagi! Belum puas lo rebut semua nya dari gue hah?!"
"Maksud lo apa?"
"Cih! Sok-sokan polos banget sih lo! Lo udah deketin Vano, Aksara, Aldo?! Lo gak punya malu hah?! Deketin semua cowok. Dasar murahan!"
Tasya yang tak terima pun bangkit dari duduk nya. "Lo kalo gak tau kebenaran nya gak usah bacot deh, Sesil!"
"Emang lo siapa nya Aldo hah?!"
"GUE PACAR NYA!"
Semua pengunjung kafe mengarah kan pandangan nya pada Sesil dan Tasya. Tasya menoleh kearah Aldo dengan tatapan bingung.
"Aldo?" panggil Tasya lirih dengan tatapan kecewa. Ia sangat kecewa pada Aldo. Seharus nya ia bercerita pada nya. Padahal, mereka berdua sudah berjanji bercerita apa pun saat duduk di bangku Sekolah Dasar.
"Cih! Dasar murahan! Jalan sama banyak cowok. Urat malu lo udah putus?" tanya Sesil sinis.
"Emang lebih penting mana sih gue sama lo?"
"Pasti lah pentingan gue. Dari pada lo? Barang bekas yang udah di pake sama anak-anak Alvazma."
"Dasar jalang!"
Tangan Tasya mulai terkepal kuat. Aldo bangkit dari duduk nya setelah menonton perdebatan pacar nya dan kembaran nya itu. Tangan nya pun terkepal kuat sama seperti Tasya. Sudah cukup bagi Aldo Sesil menghina kembaran nya itu.
"SESIL FLORA ANIN!"
Sesil menolen kearah Aldo dengan tatapan kecewa. Mata nya mulai berkaca-kaca. "L-lo bentak gue demi dia?" Sesil menunjuk Tasya yang sedang menatap Aldo dengan tatapan tak percaya.
"Sil," Aldo mencoba meraih tangan Sesil tetapi dengan cepat Sesil menghempas kan nya.
"Gue pamit, Do." pamit Sesil lalu keluar dari kafe Xenderia dengan air mata yang membanjiri kedua pipi nya. Sementara Aldo mengacak rambut nya frustasi.
"Sesil beneran pacar lo?"
Aldo mengangguk. "Dia salah paham pasti liat kita berdua jalan,"
"Lo hutang penjelasan sama gue." ujar Tasya lalu melengos pergi menuju mobil yang terparkir cantik di halaman kafe.
-----
Kumpulan Cogan(5)
Markmalik
Sepi amat kayak hati gue:(
Kenzifakhri
Bhaks!
Danielzakaria
Dimana semua gebetan lo?
Kenzifakhri
Biasa nya lo sibuk jalan sama gebetan-gebetan lo.
Markmalik
Gue mau hiatus dulu ladenin ciwi-ciwi bohay.
Alvanoputra
Udh tbt l?
Markmalik
Lo ngetik apa sih ya allah:(
KAMU SEDANG MEMBACA
Alsya | Complete
TeenfikceDingin, datar, kaku, dan tak mengenal cinta. Itu lah seorang ketua geng Alvazma, Putra Alvano Albarak. Berawal dari tabrakan yang tak di sengaja di koridor kelas XI, yang membuat Vano penasaran dengan gadis ceroboh itu. Dengan mata tajam nya, ia dia...
