14. Cinderella Bergaun Pink

1.3K 109 8
                                        

"Kamu cantik, Cinderella aja kalah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kamu cantik, Cinderella aja kalah." - Tigo Leonard Panunggal.

Tigo beranjak dari tempat duduknya, mengabaikan panggilan Cecil yang terdengar manja. Ia sudah terlanjur terpikat pada sosok gadis bergaun pink itu.

"Nay, gue mau panggil cowok gue di depan ya, bentar doang ko," ucap Cindy.

"Tenang ada gue inih," Wenda memegang lengan Kanaya.

Cindy berlalu pergi, Wenda memerhatikan raut wajah Kanaya yang sedari tadi suntuk. Bingung lebih tepatnya.

"Mau minum nggak, Nay? Dari tadi lo diem aja, santai Nay," ucap Wenda.

"Em, iya. Aku haus Wen," ungkap Kanaya.

"Oke gue ambil jus ya, tunggu sini." Kanaya mengangguk pelan.

Sesekali menatap orang-orang yang asik bercerita, Kanaya termenung merasa tidak nyaman berada di sana. Ia menembuskan napas panjang, ia baru ingat ponselnya. Seketika nama Catur terngiang, Kanaya harus menelpon Catur dan menanyakan apakah benar Cindy sudah memberitahu perihal kedatangannya ke acara tersebut.

"Hai,"

Kanaya terkinjat nyaris menjatuhkan ponselnya, ia tergagap menatap sosok tinggi memakai Jas yang sudah berada di hadapannya menampilkan senyum mengembang. Tigo mengulurkan gelas berisi air berwarna ungu.

"Like a drink?" Kanaya menggeleng pelan.

"Masih kenal gue kan?" tanya Tigo.

"Kak Tigo," celosnya lirih. Ia sedikit memundurkan langkahnya.

"Nggak usah takut, gue nggak akan nerkam lo, tenang aja." Tigo terkekeh melihat ekspresi takut gadis lugu itu. "Mau duduk nggak?"

"Eng..gak, kak. Aku nunggu Wenda, lagi ambil minum."

"Oh, udah lama?"

"Siapa kak?" sahut Kanaya bingung.

"Lo udah lama di sini?"

"Belum kok, sekitar sepuluh menitan," ujar Kanaya.

"Dan lo masih berdiri dari tadi? Duduk lah, nanti pingsan, repot."

"Nggak pa-pa kok," ujar Kanaya sedikit menunduk.

"Catur mana?" tanya Tigo memancing.

"Enggak ikut, kak."

"Dia nggak ikut tapi lo di sini? Tumben seorang Catur ngebiarin cewek lugu kayak lo ini datang ke acara semacam ini," ujar Tigo.

"Kakak kenal sama Catur?"

"Lo udah pernah nanya itu," sela Tigo.

"Kok, Catur nggak kenal sama kakak?"

Satu alis Tigo terangkat, "dia bilang gitu sama lo?" Kanaya mengangguk.

DIA, CATURKU [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang