biru, sendu, dan berlalu

58 9 0
                                    

di dalam aku, seseorang bertepuk tangan
menyambut kabut masa lampau
tentang kenang dan sesal
di sepanjang lintasan kisah yang terjal

nyanyian syahdu di dadamu adalah
teriakan kemarahan pada kediamanku
aku meringkuk di sudut kamar
di balik sepasang jendela yang menatap api unggun yang kedinginan

jalanan kota tidak lebih dari kata-kata
yang berkejaran dengan senja
ditulis sebagai cerita yang terpaksa diselesaikan
petang itu, tangis kembali bertamu

biru,
sendu,
dan berlalu

ah, 2021
j.j. ehak

Yang Tumbuh dari KesepianTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang