Musik menghentak begitu keras di salah satu club terkenal di kota tersebut di tambah bau alkohol yang sangat menyengat. Di bawah lampu kerlap-kerlip itu banyak yang menari cowok maupun cewek, melenggak-lenggokkan tubuh di iringi musik dari seorang dj di atas panggung.
Di meja bartender, Aaron duduk di sana, tengah meneguk minumannya dengan pikiran yang kacau serta hati yang masih terasa panas dan bergejolak hebat. Ia hanya duduk di sana sembari meneguk minuman beralkohol tanpa henti seolah hanya itu yang bisa membuatnya tenang saat ini. Bahkan ia tidak mempedulikan beberapa wanita cantik dan sexy yang mendekatinya dan mengajaknya untuk berkenalan.
Tepatnya Aaron tidak sudi!
Di antara mereka tidak ada yang bisa menarik perhatiannya. Karena bagi Aaron, yang cantik hanya dia! Yang sudah berhasil mengambil hati dan menarik perhatiannya sepenuhnya hanya dia! Tidak ada lagi perempuan lain selain dia di hatinya.
Ya, 'dia' yang cowok itu maksud adalah Queenzhinia Chalystha—cinta pertamanya.
Aaron memejamkan mata dengan tangan terkepal kuat. Bayang-bayang saat Althair dan Queen berciuman di toilet sekolah membuat hatinya kembali memanas dengan emosi yang naik ke kepala.
Benar, saat itu bukan hanya ada Althair dan Queen saja. Aaron juga di sana, bersembunyi di salah satu bilik toilet.
Saat itu Aaron khawatir dengan Queen dan ingin menemui gadis itu. Aaron sengaja menunggu Queen di luar toilet. Karena matanya melihat Althair berjalan mendekat Aaron lalu masuk ke toilet dan bersembunyi di salah satu bilik toilet tanpa diketahui oleh Queen. Karena Aaron tahu bahwa Althair akan melakukan sesuatu pada Queen dan Aaron harus menjaga gadis itu.
Namun ternyata yang terjadi adalah hal yang membuat Aaron tidak bisa berkata-kata. Saat mengintip dari balik pintu, dengan jelas ia melihat Althair dan Queen berciuman. Hati Aaron terasa panas dengan tangan terkepal kuat. Ia ingin kesana, menghajar Althair yang sudah melakukan hal tidak pantas pada perempuan yang ia cintai. Namun, siapa dirinya? Sedangkan Althair sudah menjadi pacar dari gadis yang ia cintai.
"Bangsat," desis Aaron menelungkupkan kepalanya di atas meja. Dadanya sangat sakit mengingat kejadian itu. Aaron marah! Sangat-sangat marah! Namun ia tidak bisa melakukan apapun. Ia hanya seseorang yang ditugaskan oleh 'orang itu' untuk menjaga Queen.
"Udah gue duga lo disini, bos." Seseorang duduk di samping Aaron. Cowok itu tidak perlu menoleh karena ia sudah hapal dengan suara itu.
"Kenapa lagi lo? Ada masalah?" tanya Noah memperhatikan Aaron yang terlihat kacau malam ini. Noah sudah sangat hapal dengan sahabatnya ini. Jika Aaron ada masalah maka cowok itu pasti akan melampiaskannya ke club.
Noah melirik gelas di dekat Aaron. "Sudah berapa banyak dia minum?" tanya Aaron pada bartender di sana.
"Sudah tujuh gelas."
Noah menghela napas. Untuk orang biasa mungkin itu sudah membuat mereka mabuk. Tapi berbeda dengan Aaron yang bahkan sampai sepuluh gelas pun alkohol cowok itu masih sadar.
"Hati gue panas banget, No," lirih Aaron masih tetap di posisinya. Lalu perlahan ia mengangkat kepalanya dengan tatapan kosong pada gelas di tangannya.
"Sakit banget." Aaron meremas dadanya sendiri. "Cinta pertama gue, dia..." Rasanya Aaron tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.
Noah menepuk pundak tegap Aaron. "Ingat, Ron. Tugas kita cuma jagain dia. Kita cuma pengawal dalam bayangan."
Aaron tahu itu. Makanya rasanya sangat sakit. Ia tidak bisa melakukan apapun karena tugasnya hanya sebagai penjaga dan pelindung gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTHAIR [ END ]
Romance[ NEW VERSION! ] JANGAN LUPA FOLLOW!! *** Karena kejadian tak terduga yang menimpanya, tanpa sadar Queenzhinia Chalystha mulai dekat dengan sosok yang selama ini ia jauhi. Althair Sky Lawrence, satu nama yang begitu di segani, satu nama yang begitu...
![ALTHAIR [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/258377884-64-k902508.jpg)