"Sumpah! Bu Berti kayaknya dendam, deh. Soal yang dia kasih pas ulangan tadi susah banget! Gila!"
Sevanya berseru histeris saat mengingat kembali semua soal ulangan Matematika yang diberikan oleh salah satu guru killer mereka. Inilah alasannya kenapa Sevanya tidak begitu menyukai pelajaran Matematika. Soal yang diberikan saat ulangan berbeda dengan soal saat membuat tugas. Membuat Sevanya jadi pusing sendiri.
"Iya, apalagi soal itu beda sama soal tugas dan PR yang di kasih ke kita." Asia menyahut setuju.
"Tapi kalian bisa jawab nggak?" tanya Athala sembari menyeruput minumannya. Saat ini mereka berada di kantin setelah menyelesaikan ulangan yang membuat otak jadi semakin keriting dan terbakar.
"Ada yang bisa, ada yang enggak," ujar Sevanya dan Asia kompak dengan nada lelah.
"Tapi kalau Queen sih anteng-anteng aja tuh. Secara dia, kan, pinter," ujar Sevanya sambil mengunyah makanannya.
"Lo lupa? Albert Einstein kesekian nih! Ya pasti bisa jawab lah," sahut Asia tertawa.
Queen langsung menyumbat mulut Sevanya dan Asia dengan kerupuk pangsitnya. Sontak membuat tawa keduanya berhenti. Gantian sekarang Acha dan Athala yang tertawa melihat keduanya dikerjai oleh Queen.
"Makan tuh Albert Einstein," sarkas Queen dengan lirikan sinis pada kedua sahabatnya.
"Rasain kalian, hahaha!" Athala tertawa.
Sevanya dan Asia mendengus, mereka memakan kerupuk pangsit yang disumbat Queen ke mulut mereka. Queen benar-benar kejam.
"Lo sendiri bisa jawab nggak? Nanti isinya malah Doraemon lagi," ujar Sevanya pada Acha yang sedang lahap makan.
"Bisa dong! Acha, kan, belajar." Bangga Acha.
Walaupun Acha—cewek penggila kartun Doraemon tersebut memiliki usia yang lebih muda dari keempat sahabatnya dan juga sering terlihat seperti anak-anak yang polos, Acha juga termasuk salah satu famous di SMA Victory dengan wajah cantik dan otaknya yang pintar. Walaupun tidak seterkenal anak-anak populer lainnya dan terkadang sifat lemotnya itu juga sering kambuh.
BRAK!
Suara meja yang digebrak sangat keras membuat perhatian hampir seluruh penghuni kantin mengarah pada satu titik. Dimana tiga orang cewek berpakaian modis dan seragam yang ketat berdiri di salah satu meja yang disana terdapat tiga orang cewek yang sedang makan.
Ketiga cewek itu tampak kaget saat tiba-tiba Mona dan kedua temannya yang terkenal seantero SMA Victory karena kecantikan dan juga dari keluarga terpandang datang tanpa angin tanpa hujan dan langsung menggebrak meja tersebut dengan keras. Membuat semua mata diseluruh kantin langsung tertuju pada mereka.
Mona menatap garang satu persatu cewek itu. Mengangkat dagunya menantang dan membusungkan dada.
"Mana yang namanya Olivia?!" tanya Mona lantang.
Semuanya diam dengan pikiran berkecamuk. Deg-degan apa yang akan dilakukan oleh mereka. Pasalnya Mona dan gengnya itu terkenal suka membuli orang-orang yang menurut mereka mengganggu. Bahkan Mona tidak akan segan-segan main fisik dalam membuli.
Makanya tidak ada yang ingin mencari masalah dengan Mona. Selain dia yang benar-benar seperti berkuasa di SMA Victory, keluarganya juga berasal dari keluarga kaya dan terpandang. Kalau melawan, mereka sendiri yang akan mendapatkan masalah lebih besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTHAIR [ END ]
Romance[ NEW VERSION! ] JANGAN LUPA FOLLOW!! *** Karena kejadian tak terduga yang menimpanya, tanpa sadar Queenzhinia Chalystha mulai dekat dengan sosok yang selama ini ia jauhi. Althair Sky Lawrence, satu nama yang begitu di segani, satu nama yang begitu...
![ALTHAIR [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/258377884-64-k902508.jpg)