"Lepasin, Queen! Gue mau kasih pelajaran sama nih cewek!" Grizel masih emosi dan hendak mendekati siswi dihadapannya. Namun Queen langsung mendorong pelan kedua bahu Grizel menjauh dari siswi tersebut dan langsung ditahan oleh Tristan dari belakang.
Ya, gadis yang dengan beraninya melerai pertengkaran tersebut adalah Queen. Queenzhinia Chalystha dengan julukan ice queen yang diberikan oleh seantero siswa dan siswi di sekolahnya.
"Lepasin, Tristan!" Grizel masih mencoba berontak.
"Queen, biarin aja Grizel kasih pelajaran sama tuh cewek. Dia udah coba buat celakain Grizel dengan numpahin kuah bakso panas pada Grizel!" ujar Stephany mendukung Grizel untuk membalas.
"Lepasin, Queen! Tristan!" ujar Grizel.
Queen menggeleng. Kepalanya kemudian berputar kearah siswi yang menjadi lawan Grizel barusan.
"Apa? Gue udah bilang gue nggak sengaja!" ujar siswi itu dengan nada tinggi padahal Queen belum bicara apapun padanya.
"Lo pergi. Gue nggak bisa jamin buat nahan Grizel lebih lama lagi," ujar Queen datar.
Siswi itu langsung pergi dengan sudut bibir terangkat tipis. Seolah sedang mengejek Grizel yang melihatnya semakin kalap.
"MAU KEMANA LO!!"
"Grizel!" ujar Tristan menahan sang pacar.
"Lepasin aku!" Grizel berhasil melepaskan dirinya dari Tristan lalu menoleh pada Queen yang masih bersikap tenang.
"Kenapa?" Satu alis Queen terangkat melihat tatapan Grizel padanya.
"Lo bela dia?"
"Gue nggak bela dia."
"Kalau lo nggak bela dia. Kenapa lo biarin dia pergi gitu aja?!" Emosi Grizel masih belum stabil. Dari kilatan matanya masih terdapat emosi yang membumbung dan siap meledak.
Queen meletakkan jari telunjuknya didepan bibir. Seolah memberi isyarat pada Grizel untuk diam. Sedangkan Grizel mengernyit tidak mengerti.
"Lo ngapain sih?" tanya Grizel.
Tak lama seorang guru datang dengan tergesa-gesa masuk ke kantin. Semua kepala langsung menoleh pada guru tersebut.
"Siapa yang berantem? Siapa yang bikin rusuh?!" tanya Bu Liza—guru BK yang selalu update dengan berita mengenai perkelahian dan sebagainya di sekolah.
"Nggak ada kok, Bu. Tadi saya nggak sengaja numpahin kuah bakso pada Grizel. Jadinya Grizel marah-marah sama saya."
Semua orang disana mengerutkan kening. Kenapa Queen berbohong seperti itu? Apa Queen berniat untuk melindungi siswi tadi?
"Queen—" ucapan Grizel terpotong saat Queen menggenggam tangannya namun pandangan gadis itu masih pada Bu Liza.
"Begitu? Baiklah, Ibu percaya sama kamu Queen." Nada suara Bu Liza yang tadinya ngegas langsung melunak saat berhadapan dengan Queen.
Jelaslah, Queen, kan, salah satu siswi berprestasi yang sudah banyak menyumbangkan piala dan membuat nama SMA Victory semakin harum. Apalagi Queen adalah seorang atlet panahan yang namanya sudah dikenal dari banyak kalangan. Salah satu siswi berprestasi yang menjadi kebanggaan sekolah.
Setelah Bu Liza pergi, kantin kembali normal. Queen menaikan alisnya melihat tatapan teman-temannya.
"Kenapa?" tanyanya.
"Lo ngapain sih pake bohong segala?" Stephany mendekat.
Queen mengedikkan bahu santai, kemudian menoleh pada lengan Grizel yang merah. "Lebih baik lo ke UKS. Obatin luka lo."
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTHAIR [ END ]
Romance[ NEW VERSION! ] JANGAN LUPA FOLLOW!! *** Karena kejadian tak terduga yang menimpanya, tanpa sadar Queenzhinia Chalystha mulai dekat dengan sosok yang selama ini ia jauhi. Althair Sky Lawrence, satu nama yang begitu di segani, satu nama yang begitu...
![ALTHAIR [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/258377884-64-k902508.jpg)