Extra Part

79.6K 3.9K 123
                                        

"Gemoy banget sih, istrinya aku, pipinya makin gembul, jadi pengen gigit sampai lepas!" Gemas Arjuna sambil mencubit pipi Nashwa yang berisi.


"Ih sakit! Kamu tuh, nyebelin!" Kesal Nashwa sambil menjauhkan tangan Arjuna dari pipinya.

Arjuna terkikik, kembali menaruh tangannya di pinggang istrinya, memeluk erat Nashwa meskipun dasinya belum Nashwa rapikan.

"Jangan peluk-peluk dulu, dasi kamu belum rapi," Nashwa mengomel, menjauhkan tubuh Arjuna darinya.

Arjuna merengut, ia menunggu dengan sabar dasinya terpasang dengan apik. Dan setelah dasi itu terpasang apik di kerah kemejanya, Arjuna langsung kembali memeluk Nashwa, menggoyangkan tubuh menempel mereka berdua ke kanan ke kiri.

"Cinta banget sama istriku," gumam Arjuna dengan suara teredam karena wajahnya ia benamkan di ceruk leher Nashwa.

Nashwa hanya membiarkan, ia menepuk-nepuk punggung Arjuna. Ini adalah kebiasaan Arjuna setiap pagi sebelum berangkat kerja, jadi Nashwa sudah terbiasa.

Nashwa geleng kepala, Arjuna semakin manja setiap harinya, "udah ih, nanti kamu telat, Bintang juga nanti telat," Nashwa melepas paksa pelukan Arjuna. Wanita tersebut pergi meninggalkan Arjuna yang tengah merengut sebal.

"Padahal kan masih pengen peluk, pengen cium-cium terus kelon," gumamnya terdengar merajuk.

Laki-laki yang sudah menjadi seorang Ayah satu anak itu mengambil tas kerjanya, menyusul Nashwa turun dan langsung menghampiri putra kecilnya.

Part ini di hapus karena ceritanya akan terbit, kalian bisa menyaksikan keseruan Arjunashwa di versi cetak.

Arjunashwa (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang