tujuh puluh

305 12 0
                                        

Happy reading guys 📖📖📖

••

Sudah percobaan kesekian kalinya, ia belum dapat masuk kembali kedalam tubuhnya yang terbaring.

"Enggak boleh gini terus, gue mau balik hidup. Mereka nangis, buat aku. Banyak yang masih menginginkan aku kembali"

Dengan penuh keyakinan, ia mencoba sekali lagi.

...1...

...2...

...3...

Bluuhhhhss

Nafas itu tidak karuan, membuat alat pendeteksi denyut jantung berbunyi tidak seperti biasanya. Fatur yang tertidur di dalam keadaan duduk bersandar kursi, kini terbangun.

"Kamu bangun Nad"

Fatur menekan tombol untuk memanggil dokter

"Paaa" ceplos Nadia dengan suara lemas, nyaris tak terdengar

"Iya ini papa"

Tak berselang lama, dokter dan suster masuk kedalam ruangan tersebut. Memeriksa kondisi Nadia yang sudah sadar.

••

"Om, Nadia beneran sudah sadar?" Ceplos Noval

"Iya"

"Aku masuk kedalam ya om" izin nya

Setelah mengucapkan itu, ia langsung masuk, tanpa jawaban dari Fatur. Langkahnya masuk perlahan, tanpa menimbulkan bunyi sandal yang ia kenakan sekarang. Berhenti tepat didepan ranjang tersebut, tampak Nadia sedang makan disuapi oleh suster.

"Hai Nad" sapa nya dengan lembut

Perempuan tersebut tidak merespon apapun, malah menatap kearah suster seratus persen. Sedangkan suster tersebut setia menyuapi lagi makanan yang berada di sendok kedalam mulut pasien didepannya.

"Mas nya tunggu sampai pasien selesai makan ya" ceplos suster kepada Noval

Laki-laki itu mengangguk mengerti, dengan nafas berat ia berjalan keluar dari ruangan itu, dan ikut duduk disamping teman ayahnya tersebut.

"Udah bicara sama Nadia, Val?" tanya Fatur

"Belum, om"

"Apa Aldo enggak jenguk Nadia?" Tanya Noval

"Lagi pergi, nemuin Anita. Tapi nanti balik kesini juga" jawab Fatur

"Ohh gitu"

Pembahasan kedua nya sangat minim, entah Noval juga kurang pandai mengobrol dengan seseorang yang tidak dekat dengannya, meskipun anak dari pria dihadapannya adalah teman terdekatnya.

Menunggu beberapa menit, akhirnya suster keluar dari ruangan Nadia. Noval segera bangkit, dan masuk kedalam ruangan itu. Melangkah masuk, langkah demi langkah. Terlihat Nadia barusaja menaruh gelas di meja samping ranjang itu. Memposisikan tubuhnya menyeder dengan nyaman. .

"Hallo Nad" panggil laki-laki itu dengan senyum khas nya

Nadia menatap Noval dengan tatapan datar

"Ikut seneng tau kalau udah sadar" ceplos Noval

"Lo cepet pulih ya Nad, biar ceria kayak biasanya. Udah hampir satu minggu lo baring di sini" tambahnya

My Brother Twins - [ E N D ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang