Happy reading guys 📖📖
•
•
Kemarin malam Nadia pulang dari rumah sakit. Sehingga pagi hari ini ia dapat berangkat kesekolah bersama kedua kakaknya. Nadia kesekolah dengan kepalanya yang masih memakai perban. Sesampainya disekolah, ia menjadi pusat perhatian.
"Inget, hati-hati" saran Nicko sambil mengelus bahu adiknya.
"Iya kak, yaudah aku masuk kelas duluan."
"Dah"
Nadia berjalan menjauh dari kedua kakaknya, dan masuk kedalam kelasnya. Tatapan dari teman sekelasnya menuju kearahnya, apalagi Riko dan Keysia.
"Eh Nad, kepala Lo kenapa diperban kayak gituan?" tanya Keysia.
Nadia menunjuk kearah kepalanya. " Ini? Em gue kemarin kebentur meja" ucap Nadia dengan enteng.
"Kok bisa, teledor Lo Nad" ceplos Riko.
"Ya kan gue gak sengaja"
••
"Tadi gue lihat Nadia kepala nya kayak diperban, emangnya kenapa Nick?" tanya Noval..
"Ow kemarin enggak sengaja kebentur meja, saat kepleset. Bentar..bentar, kok Lo sebegitu perhatian ke adik gue?" Tuduh Nicko.
"Eh kok lu gitu sih, kan gue cuman nanya" ucap Noval.
"Kayaknya Noval suka sama adik Lo deh" sahut Risky.
"Bener Val? Katanya dulu enggak suka sama cewek yang adik kelas" goda Aldo.
"Ah Lo semua pengen gue ulek, udah deh enggak usah bahas cinta-cintaan." Ucap Noval.
"Yah baper dia" ceplos Aril.
••
Guru mata pelajaran bahasa kali ini menyuruh muridnya pergi ke perpustakaan, mencari sebuah buku cerita yang memiliki makna kuat. Dan itu diberi waktu hingga nanti sebelum pulang sekolah. Segaligus para murid diharuskan membaca buku tersebut dirumah, lalu dipresentasikan tiga hari lagi.
Nadia yang dikala itu tidak sama sekali mendapatkan buku cerita yang menurutnya bagus. Maka ia memutuskan kembali ke perpustakaan dikala istirahat.
Tepat saat istirahat perempuan itu memilih ke perpustakaan, dibanding ke kantin. Ia masih belum merasakan lapar, temannya pergi kekantin mengisi perut mereka yang lapar. Jadi Nadia ke perpus sendirian saja.
Ya, ia memilih buku dari rak buku satu persatu, hingga ia menemukan yang tepat. Tapi sepertinya itu sangat sulit menemukan buku yang bagus dengan cepat.
"Ekkhmm"
Deheman itu bukan berasal dari Nadia, lantas perempuan itu segera menoleh kearah sudah berdiri seorang laki-laki yang sama menggunakan seragam sepertinya. Nadia tak merasa mengenali ornag itu.
"Mau lewat?" tanya Nadia.
Nadia memberi jalan agar laki-laki itu berjalan melewatinya. Namun ternyata laki-laki itu tak segera melangkahkan kakinya.
"Kelas sepuluh kan?" Tanya laki-laki itu.
"Iya, em ada apa ya?"
Laki-laki itu menyodorkan sebuah buku cerita, posisi buku itu terbalik hingga Nadia tak bisa membaca judulnya.
"Maksudnya?" tanya Nadia.
"Ini, buat lo. Gue denger-denger anak kelas sepuluh disuruh cari buku cerita, dan Lo termasuk beruntung." Putus ucapan laki-laki itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Brother Twins - [ E N D ]
Teen Fiction#1-nadia #1-hubunganrumit #1-syakir END‼️ (Cerita masih lengkap) Nadia yang memiliki dua kakak laki-laki kembar, suka usil kepadapnya. Kadang ia salah mengira antara Aldo dan Nicko. Namun semua sedikit berubah, ketika kematian salah satu orang tua m...
![My Brother Twins - [ E N D ]](https://img.wattpad.com/cover/226425314-64-k495826.jpg)